BANTENRAYA.COM – Di luar prediksi banyak pihak, secara mengejutkan Arsenal harus mengakui keunggulan tim juru kunci Everton.
Kekalahan tersebut diperoleh Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris di markas Everton di Goodison Park, Sabtu 4 Februari 2023.
Arsenal kali ini memang tidak dalam kondisi terbaiknya, namun secara permainan unggul jauh.
Baca Juga: Baru Rilis! Kode Redeem ML Mobile Legends 5 Februari 2022 Klaim Diamond, Hero dan Hadiah Kejutan
Dikutip Bantenraya.com dari laman Instagram @arsenal.indonesia laga itu berkesudahan dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah Everton.
Gol tunggal itu diciptakan melalui sundulan J. Tarkowski dimenit 60 dari sepakan penjuru.
Menurut data statistik penguasaan bola lebih diunggulkan tim tamu Arsenal ketimbang tuan rumah Everton.
The Gunners mendominasi penguasaan sampai 71 persen sedangkan tuan rumah The Toffes hanya mengendalikan bola 29 persen saja.
Sepanjang pertandingan memang Arsenal lebih unggul ketimbang Everton.
Namun Meriam London yang diasuh Mikel Arteta kali ini tidak beruntung meski dilihat dari permainan sudah dominan.
Baca Juga: 5 Februari Memeringati Hari Apa? Jadi Momen Penting, yang Ngaku Sebagai Aktivis Wajib Tahu
Sampai sampai Arteta memasukkan rekrutan anyarnya, Trossard dan Jorginho.
Kedua tim sepanjang pertandingan banyak melakukan percobaan tembakan.
Itu terbukti dari tuan rumah Everton melakukan sebanyak 16 tembakan, 12 melenceng 4 kearah gawang (1 diantaranya tercipta gol).
Sedangkan Arsenal sebanyak 18 tembakan, 15 melenceng dan 3 kearah gawang(tanpa ada gol).
Dengan hasil ini pasukan Arteta masih memimpin puncak klasemen Liga Inggris dengan 50 poin walaupun mengalami kekalahan.
Akan tetapi situasi ini bisa saja dimanfaatkan pesaingnya, Man City untuk memperpendek jarak poin.
Baca Juga: Ada Ip Man 4! Berikut Jadwal Acara Trans TV pada 4 Februari 2023 dan Beberapa Film yang akan Tayang
Sedangkan bagi pasukan Sean Dhyce kini Everton merangsak naik dan sementara lepas dari juru kunci.
Dengan poin 18, namun bisa saja mereka kembali turun karena klub pesaingnya belum melakoni laga.***



















