BANTENRAYA.COM – Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (beassiwa LPDP) membuka beberapa jalur pendaftaran.
Program beasiswa LPDP yang diselenggarakan oleh Kemenkeu RI ini terdiri atas beasiswa umum, beasiswa afirmasi, dan beasiswa targeted group.
Untuk beasiswa LPDP afirmasi sendiri masih terbagi dalam beberapa kategori, salah satunya adalah beasiswa daerah afirmasi untuk kuliah dalam dan luar negeri.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan 3 Perbedaan dalam 2 Gambar Berikut untuk Cek Ketajaman Mata Kamu, Coba Konsentrasi!
Bagi kamu yang ingin mendaftar melalui kategori ini, yuk simak dulu info selengkapnya seperti yang dikutif Bantenraya.com dari laman scholarsofficial.com.
Cakupan Beasiswa
1. Dana pendaftaran
2. Dana SPP/tuition fee/uang kuliah tunggal
3. Dana tunjangan buku
4. Dana penelitian tesis/disertasi
5. Dana seminar internasional
6. Dana publikasi jurnal internasional
7. Dana transportasi
8. Dana aplikasi visa
Baca Juga: Tegak Lurus! Sanuji Pentamarta Totalitas Menangkan Anies Baswedan di Cilegon pada Pilpres 2024
9. Dana asuransi kesehatan
10. Dana kedatangan
11. Dana hidup bulanan
12. Dana lomba internasional
13. Dana tunjangan keluarga (khusus doktor/S3)
14. Dana keadaan darurat (jika diperlukan)
Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia.
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister, telah menyelesaikan program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau telah menyelesaikan program diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor.
3. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
• Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan, dan
• Memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasiswa Doktor (S3).
4. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
5. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
• Hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman ini.
• Tangkapan layar (screenshot) ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
6. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.
7. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
Baca Juga: Dapat Dukungan, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa Bakal Nyalon di Pilkada Bandung Barat?
8. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
9. Melampirkan surat rekomendasi sesuai dengan persyaratan masing-masing program.
10. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
11. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan persyaratan bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada masing-masing program beasiswa.
12. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler atau kelas yang ditetapkan oleh LPDP, dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
• Kelas Eksekutif
• Kelas Khusus
• Kelas Karyawan
• Kelas Jarak Jauh
• Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
• Kelas Internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
• Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi, atau
• Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
13. Beasiswa dapat diberikan untuk kelas khusus dalam bentuk progam kerja sama antara LPDP dengan instansi lain.
14. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).
15. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran.
16. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
17. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
18. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.
Persyaratan Khusus
1. Pendaftar telah:
• Menamatkan pendidikan dasar dan/atau menengah dari daerah afirmasi yang dibuktikan dengan ijazah; atau
• Telah tinggal sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun di daerah afirmasi yang dibuktikan dan dinyatakan dalam surat keterangan dari Lurah atau Kepala Desa.
2. Pendaftar bertempat tinggal di daerah afirmasi yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat keterangan dari Lurah atau Kepala Desa.
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
• Pendaftar jenjang pendidikan magister berusia paling tinggi 47 (tiga puluh tujuh) tahun.
• Pendaftar jenjang pendidikan doktor berusia paling tinggi 50 (lima puluh) tahun.
4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
• Pendaftar jenjang Magister wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang- kurangnya 2,5 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir.
• Pendaftar jenjang pendidikan Doktor wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang- kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir.
• Khusus Pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
5. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir dari tahun pendaftaran beasiswa oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id) dengan ketentuan sebagai berikut:
• Pendaftar program Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 400, TOEFL® iBT 33, PTE Academic 30, IELTS™ 4.5, Duolingo English Test 65, TOEP 36 atau ekuivalen 400.
• Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL iBT® 61; PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500.
• Pendaftar program Doktor Dalam Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris Dipublikasikan tanggal 25 Januari 2023 TOEFL® ITP 450, TOEFL® iBT 45, PTE Academic 36, IELTS™ 5.0, Duolingo English Test 75, TOEP 46 atau ekuivalen 450.
• Pendaftar program Doktor Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL iBT® 61; PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500.
• Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
Baca Juga: Cara Bayar Hutang Puasa Pasca Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023
6. Melampirkan surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi.
Persyaratan Dokumen
1. Biodata diri (diisi pada formulir pendaftaran online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Ijazah S1/S2 atau Surat Keterangan Lulus
4. Transkrip nilai S1/S2
5. Surat keterangan dari Lurah atau Kepala Desa yang menyatakan telah tinggal sekurang-kurangnya 10 tahun di daerah afirmasi
6. Dokumen penyetaraan ijazah (bagi lulusan luar negeri)
7. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris
8. Letter of Acceptance Unconditional (jika ada)
9. Surat pernyataan (diisi pada formulir pendaftaran)
10. Surat rekomendasi
Baca Juga: Apex Legends Mobile Mokad, Ini Dia 10 Game yang Bisa Jadi Pengganti dan Punya Gameplay Mirip
11. Profil diri (diisi pada formulir pendaftaran online)
12. Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi pasca studi (diisi pada formulir pendaftaran online)
13. Proposal penelitian untuk S3 (diisi pada formulir pendaftaran online)
14. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (diisi pada formulir pendaftaran online)
15. Scan ijazah SD/SMP/SMA
Prosedur Pendaftaran
1. Mendaftar secara online pada situs pendaftaran Beasiswa LPDP.
2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
Timeline Pendaftaran Tahap 1
1. Pembukaan Pendaftaran: 25 Januari – 25 Februari 2023
2. Seleksi Administrasi: 27 Februari – 11 Maret 2023
3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 14 Maret 2023
4. Seleksi Bakat Skolastik: 27 – 29 Maret 2023
5. Pengumuman Seleksi Bakat Skolastik: 5 April 2023
6. Seleksi Substansi: 10 – 15 April dan 2 – 31 Mei 2023
7. Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 8 Juni 2023
8. Intake Paling Cepat: Juli 2023
Timeline Pendaftaran Tahap 2
1. Pembukaan Pendaftaran: 9 Juni – 9 Juli 2023
2. Seleksi Administrasi: 10 – 23 Juli 2023
3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 27 Juli 2023
4. Seleksi Bakat Skolastik: 7 – 9 Agustus 2023
5. Pengumuman Seleksi Bakat Skolastik: 16 Agustus 2023
6. Seleksi Substansi: 4 September – 27 Oktober 2023
7. Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 7 November 2023
8. Intake Paling Cepat: Januari 2024. ***



















