BANTENRAYA.COM – Proyek pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) Kota Cilegon menyumbangkan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) sebesar Rp 32 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon 2022.
Di mana, anggaran pembebasan lahan JLU pada 2022 lalu hanya terserap sekitar Rp 4 miliar dari total anggaran Rp 36 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon Heri Mardiana mengatakan, silpa teebesar dari JLU.
Baca Juga: Yuk Disimak Kode Angka Tik Tok yang Bikin Pasanganmu Meleleh, Ini Lho Kode Angka Romatis Yang Kece
JLU itu pada 2022 memunyai anggaran sekitar Rp 36 miliar. Silpa total DPUPR Rp 57 miliar.
“Terserap 4 miliar,” kata Heri.
Silpa yang terjadi, kata Heri, selain dari JLU, ada dari kegiatan lelang Jalan Imam Bonjol dan Jalan Achmad Dahlan yang yang tidak terserap semua.
“Di Bidang SDA (Sumber Daya Air) juga banyak kegiatan yang penawarannya lebih rendah, jadi itu menjadi Silpa, Silpa hasil sisa lelang,” terangnya.
Heri menerangkan, anggaran 2022 terserap sekitar 67,26 persen dari total anggaran DPUPR Kota Cilegon sebesar Rp 117,5 miliar.
Baca Juga: Dana Bantuan Subsidi Upah Disalurkan Lewat Bank Berikut, Buruan Cek Nama Anda di Sini
“Kendala kita pembebasan lahan JLU, karena kita kan melibatkan BPN prosesnya,” ungkapnya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon, total serapan anggaran Pemkot Cilegon aekitar 80 persen.
Target Pendapatan dari Rp 1,6 triliun terealisasi Rp 1,3 triliun. Target belanja Rp 2,3 triliun terealisasi Rp 1,88 triliun.
“Dibanding tahun kemarin (2021) baik,” ucapnya.
Baca Juga: Empat Terdakwa di Tuntut 8 Tahun Penjara Terkait Dugaan korupsi di Samsat Kelapa Dua
Dana menambahkan, hasil evaluasi Walikota Cilegon dan Sekda Kota Cilegon dibagi per triwulan.
“OPD harus bisa memilah-milah yang bisa dikerjakan diawal tahun,” paparnya.(***)


















