BANTENRAYA.COM — Pemerintah Provinsi Banten akan mengusulkan pelebaran jalan Palima-Baros yang juga akan berfungsi untuk melebarkan jalan menuju Banten Internasional Stadium (BIS).
Pelebaran jalan ini dilakukan karena selama ini Jalan Raya Serang Pandeglang tersebut sudah terlalu sempit dan tidak mencukupi lagi.
Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, saat ini terjadi kesulitan akses jalan menuju BIS karena kondisi jalan yang sempit dan tidak memadai lagi.
Baca Juga: Stadion Vietnam Tempat Semifinal Piala AFF 2022 Disorot, Seperti Lapangan Era Tahun 1990-an
Karena itu, saat ini Pemprov Banten sedang mengupayakan agar dilakukan pelebaran jalan menuju BIS.
“Sedang kita upayakan untuk perluasan jalan,” kata Al Muktabar, Senin 9 Januari 2023.
Al Muktabar mengatakan, di satu sisi Pemprov Banten ingin agar jalan menuju BIS dilebarkan. Namun di sisi lain, kewenangan pada jalan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PUPR sehingga perlu ada komunikasi antara Pemprov Banten dengan pemerintah pusat.
Baca Juga: Gempa Bumi 5,6 SR Guncang Daerah Pacitan, Jawa Timur, BKMG: Tidak Berpotensi Tsunami
Karena itu, pihaknya akan berkomunikasi dengan perwakilan Kementerian PUPR di Banten guna membahas rencana pelebaran jalan tersebut.
“Maka harus berkomunikasi dengan Kementerian PUPR untuk jalannya dan kita untuk pembebasan lahan. Ini secara bertahap kita lakukan,” katanya.
AL Muktabar memperkirakan, panjang jalan yang perlu diperluas sepanjang 5,7 kilometer. Untuk luasan jalan, dia memperkirakan juga dibutuhkan 2 jalur serta pelebaran jalan sekitar 12 meter.
Karena melibatkan pemerintah pusat, maka perencanaan pelearan jalan etrsebut semnruutnya harus terdesain bersama pemerintah pusat.
Sehingga ketika Pemprov Banten melakukan pembebasan lahan, maka pemerintah pusat sudah menganggarkan pembangunannya. Bila tidak, maka akan terkendala saat pengerjaannya.
“Kalau ini bebas sananya belum kan sama saja (tidak bisa berjalan-red). Atau sananya bebas sini belum kan saling sandera. Jadi harus sinergi betul. Kita komunikasi intens,” tuturnya.
Dia menargetkan pelebaran jalan itu akan menjadi dua lajur sehingga akan lebih luas.
Dia memperkirakan panjang jalan yang akan dibebaskan adalah sepanjang 5 km
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten Arlan Marzan mengungkapkan, pelebaran jalan Serang-Baro itu sudah direncanakan dilakukan pada tahun 2023 ini.
Pada tahun 2023 ini, Kemeterian PUPR sedang membuat DED, sementara Pemprov Banten akan menentukan lokasi guna pengadaan lahan.
“Panjang totoal di 4 kilo meter,” kata Arlan.
Meski demikian, untuk anggaran lahan yang dibutuhkan seluruhnya Pemprov Banten sampai saat ini belum menghitungnya. *

















