BANTENRAYA.COM – Open Bidding 7 pejabat setara eselon II yang kosong di Pemerintahan Kota Cilegon bakal digelar di Desember 2022 ini.
Open bidding 7 janatan setara eselon II itu disampaikan Walikota Cilegon Helldy Agustian dalam acara Hari Anti Korupsi Sedunia di Gedung Graha Praja Mandiri Pusat Pemerintahan Kota Cilegon, Jumat 9 Desember 2022.
Helldy memastikan jika open bidding tersebut akan digelar secara transparan berdasarkan kompetensi dan kemampuan yang memang sesuai kreteria jabatan.
Bahkan ia menjamin jika tidak ada jual beli jabatan atau memberikan setoran atau sogokan kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta.
Maupun juga titip menitip ke Sekretaris Daerah Kota Cilegon Maman Mauludin untuk bisa naik pangkat.
Ia menyamapaikan, beberapa waktu yang lalu dirinya melihat sebuah pemberitaan adanya kepala daerah yang terjerat korupsi karena menerima sogokan kenaikan pangkat dan jabatan.
Hal itu dipastikan tidak akan ada, termasuk dalam open bindding yang akan dilakuka dalam bulan Desember ini.
“Kita ingin orang yang kompeten loayal. Mungkin desember ini akan dibuka kembali 7 kepala OPD (open bidding) karena sudah beberapa pensiun,” katanya, Jumat 9 Desember 2022.
“Kami sudah berkali-kali menyampaikan kenaikan pangkat berdasarkan kategori masing-masing tidak membayar tidak menyogok dan memberikan uang kepada Walikota, Wakil Walikota dan Sekda,” jelasnya.
Baca Juga: Bakal Segera Tamat! Aris Nugraha Preman Pensiun 7 Buka Spoiler: Minggu Terakhir
Helldy menyampaikan, yang diperlukan yaknk adalah menunjukan kompetensi dan profesionalitas dalam bekerja.
“Tunjukan kemampuan agar bisa terseleksi dan masuk saat open bidding. Semuanya harus mampu profesional,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kota Cilegon Achmad Jubaedi mengungkapkan, dari sisi teknis pihaknya akan mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk open bidding.
Baca Juga: Trans 7 Buka Lowongan Kerja Minimal Diploma atau Sarjana, Kirim Lamaran Secepat Mungkin!
“Sebegai sekretariat menyampaikan usulan penetapan panitia seleksi dan namanya sudah ada di beliau (Walikota Cilegon Helldy Agustian), di Desember diumumkan di januari akan efektif prosesnya,” ungkapnya.
7 OPD tersebut, jelas Jubaedi, yakni Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kepala Dinas Perhubungan.
Lalu Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Tenaga Kerja, dan Asisten Daerah III.
“Untuk Asda itu biasanya kebojakan rotasi mutasi. Namun, apakah dilakukan sebelum open bidding atau setelahnya itu menjadi kebijakan Pak Sekda selaki penilai kinerja eselon II,” ucapnya.
“Nanti akan ditentukan Pak Sekda mana yang prioritas,” pungkasnya. ***




















