BANTENRAYA.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau kepada masyarakat yang datang ke Cianjur untuk tidak melakukan wisata bencana.
Pernyataan yang disamapikan RK melalui twitter pribadinya itu karena sering terjadi kemacetan akibat adanya orang yang melakukan wisata bencana.
Adapun yang dimaksud dengan wisata bencana yaitu kelompok masyarakat yang memberikan bantuan satu mobil namun yang mengiringi beberapa mobil.
Baca Juga: 8 Hujan Meteor Terjadi Pada Desember 2022, Simak Jadwal dan Ketahui Cara Melihatnya di Sini!
Dalam cuitannya, pria yang akrab disapa Kang Emil itu menggunggah semua video dimana terjadi kemcetan di salah satu ruas jalan di Cianjur karena iring-iringan kendaraan.
“Jangan lakukan wisata bencana atau ingin lihat-lihat. Bantuannya 1 mobil, tapi yang mengantar di belakang bisa 6 sampai 8 mobil,” tulisnya dikutip Bantenraya.com, Rabu 30 November 2022.
Ia menjelaskan, adanya wisata bencana itu menyebabkan jalan-jalan di Cianjur yang sempit menjadi macet setiap pagi dan sore hari.
Baca Juga: Laga Hidup Mati, Argentina Wajib Menang Atas Polandia
“Inilah salah satu yg bikin jalanan desa di zona bencana yang sempit rata-rata 4 sampai 6 meter macet total tiap pagi sampai dengab sore. Belum pada parkir di pinggir jalan yang sudah sempit,” katanya.
Kondisi tersebut kata Emil, menyebabkan evakuasi dan distribusi bantuan kepada para pengungsi menjadi sering terkendala dan sangat lama.
“Dihimbau, agar efisien dan tertib cukuplah mobil bantuannya saja dengan seperlunya tim perwakilan. Atau titipkan ke organisasi relawan resmi,” paparnya.
Baca Juga: Info Klasemen Grup A, B dan C Piala Dunia 2022
Ia berharapa imbaunya itu bisa dipahami oleh masyarakat yang akan memberikan bantuan.
“Semoga dengan hati yang berempati, batin yang bijak dan pikiran yang jernih, himbauan ini bisa dipahami. Hatur nuhun,” tuturnya.***



















