BANTENRAYA.COM – Banyak pertanyaan soal apakah ketika kita sudah batal wudhu seperti kentut apakah masih diperkenankan membaca Alquran lewat HP?
Seperti diketahui, saat ini seperti di era digital membaca Alquran tak hanya bisa dilakukan secara konvensional namun bisa melalui HP.
Jika batal atau tanpa wudhu tak diperkenankan untuk menyentuh mushaf Alquran, lalu bagaimana jika isi Alquran itu ada di HP? Apa kita tak boleh membaca dan menyentuhnya?
Baca Juga: Viral Video Aksi Bullying Siswa SMP di Bandung, Seorang Anak Dipukul dan Ditendang hingga Pingsan
Mungkin dari sebagian masyarakat awam kalau sudah kentut, maka wudhunya batal dan tidak boleh lagi menyentuh apalagi membaca al quran.
Dikutip Bantenraya.com dari berbgaai sumber, terdapat Beberapa pendapat ulama mengenai hal tersebut.
Seperti yang disampaikan Profesor Quraish Shihab, membaca Alquran secara online itu boleh selama bacaan mushaf digital benar.
Ada juga dari Syekh Ali Jaber bahwa umat Islam boleh membaca Al quran melalui perangkat digital.
Baca Juga: Ditanya Prediksi Juara Piala Dunia 2022, Jawaban Pj Gubernur Banten Mengejutkan
Menurutnya orang yang dekat dengan ayat-ayat Allah akan mendapatkan keberkahan dalam rezekinya.
Lalu bagaimana dengan keadaan tidak bersuci apa masih bisa membacanya? Begini penjelasan Ustadz Syafiq Riza Basalamah.
Ia mengtakan, tidak ada kewajiban berwudhu dalam aktivitas membaca Alquran melalui media apapun.
Baca Juga: Bak Terima Durian Runtuh, Gregoria Segel Tiket World Tour Finals 2022?
Ini berbeda dengan menyentuh mushaf Alquran oleh jumhur ulama berpendapat wajib berwudhu dahulu.
Kesepakatan itu dengan landasan hadist Rasulullah SAW yang berbunyi:
“Dari Abdullah bin Abi Bakar bahwa dalam surat yang ditulis oleh Rasulullah SAW kepada Amir bin Hazm tertulis: Janganlah seseorang menyentuh Alquran kecuali orang yang bersuci” (Malik).
Baca Juga: Pelaku Penipuan Tiga Warga Baduy Ditangkap, Sandal Neckerman Ikut Dibawa-bawa
Menurut Ustad Syafiq Basalamah tidak bersuci untuk membaca Alquran di HP tidak apa-apa karena bukan fisik mushaf secara mutlak.
Jadi, bagi masyarakat awam yang sudah tidak bersuci lagi atau batal wudhu, jangan khawatir ulama sudah menjamin bahwa baca Alquran dibolehkan tidak berwudhu. ***


















