BANTENRAYA.COM – Warjok Bang Kirun Mamah Ulan merupakan warung makan yang berada di Lingkungan Ramanuju, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Lokasi Warjok Bang Kirun Mamah Ulan berada di samping perlintasan kereta api pintu keluar Cilegon City Mall.
Warjok Bang Kirun Mamah Ulan menyediakan berbagai macam menu makan siang yang enak.
Lokasinya sangat strategis karena berjarak sekitar 500 meter saja dari kantor pemerintahan maupun pusat perbelanjaan.
Beberapa menu yang tersedia seperti sate sapi, sate kambing, sate ayam, sop sapi, sop kambing, sop ayam.
Kemudian ayam bakar, ayam goreng, ayam kecap, gulai, tumis tauge, ayam geprek dan beberapa menu lainnya.
Baca Juga: Bikin Geger! Penemuan Kerangka Manusia di Jalan Raya Serang–Jakarta, Berikut Kronologinya
Pemilik Warung Makan Warjok Bang Kirun Mamah Ulan, Siti Robiyah mengatakan, saat ini pihaknya juga sudah memunyai Nomor Induk Berusaha atau NIB.
Pengurusan NIB dibantu oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau DinkopUKM Kota Cilegon.
“Sertifikasi halal baru akan diurus,” kata Siti Robiyah kepada Bantenraya.com.
Baca Juga: Profil dan Biodata Fransiska Ncis Lengkap Agama, Umur, akun Instagram: Sang Pendonor Ginjal
Usaha kuliner tersebut telah dilakoni Siti Robiyah sekitar 10 tahun lalu.
Awalnya, Ia membuka warung makan di Lingkungan Tegal Cabe, tetapi sejak enam bulan lalu berpindah ke Ramanuju.
“Di sini baru mau 6 bulan. Menunya sate kambing, sate sapi, sate ayam, banyak menunya. Kalau paling banyak dicari ayam geprek,” kata Siti Robiyah.
Baca Juga: Link Nonton Anime Spy x Family Episode 19 Sub Indo, George Glooman si Musuh Baru Anya
Ia mengaku, selain berjualan di lokasi tersebut juga sering menerima pesanan dari berbagai perkantroran dan perbankan.
“Ya sering juga dapat pesanan,” ucapnya.
Dari berbagai menu yang ada, kata Siti Robiyah, harganya bervariatif mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu per porsi.
Baca Juga: IShowSpeed Mengelak Ketika Ditanya Dirinya Menganut Agama Kristen atau Tidak
Omzet sehari bisa mencapai Rp 5 juta dengan keuntungan sekitar Rp 1 juta.
“Menu paling murah ayam geprek 15 ribu rupiah sudah lengkap dengan lalapan, paling mahal sate 30 ribu rupiah per porsi sudah sama nasi,” katanya.
Kepala DinkopUKM Kota Cilegon Agus Ubaidillah mengatakan, mengaku terus mendorong agar UMKM di Kota Cilegon terus berkembang.
Baca Juga: Viral Video Siswa SD Ucapkan Slogan HMI, Seorang Warga Menyebut Didoktrin
Pihaknya juga memberikan pelayanan dalam membantu pelaku usaha mengurus perizinan seperti NIB, sertifikasi halal, pelatihan kemasan, pemasaran , dan sebagainya.
“Salah satu program Pemerintah Kota Cilegon melalui DinkopUKM membantu UMKM soal perizinan,” katanya.***



















