BANTENRAYA.COM – Artikel ini akan membahas mengenai pengertian terkait dietilena glikol (DEG) dan etilena glikol atau (EG).
Sejumlah anak di Gambia, Afrika Barat dilaporkan mengalami gagal ginjal setelah menggunakan obat paracetamol yang ditenggarai terkontaminasi dietilena glikol dan etilena glikol.
Lalu apa itu dietilena glikol dan etilena glikol? Berikut penjelasan nya sebagaimana dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, 19 Oktober 2022.
Baca Juga: Jadwal Denmark Open 2022 Hari Kedua, Momen Comeback The Minions dan Shesar Pasca Cedera
Dietilena glikol atau Diethylene glycol (DEG) adalah senyawa organik dengan rumus (HOCH2CH2)2O.
DEG merupakan cairan yang tidak berwarna, praktis tidak berbau, beracun, dan higroskopis dengan rasa yang manis.
Dapat bercampur dalam air, alkohol, eter, aseton, dan etilena glikol. Selain itu, dietilena glikol merupakan pelarut yang banyak digunakan.
Baca Juga: Blak-blakan! Raffi Ahmad Ungkap Sering Ganti-ganti Gaya Berhubungan Badan dengan Nagita Slavina
Kemudian, menjadi pengontaminasi dalam produk konsumen, yang telah menyebabkan banyak epidemi keracunan sejak awal abad ke-20.
Sedangkan, etilena glikol atau etanadiol adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan mentah.
Biasa digunakan dalam pembuatan fiber poliester, indutri fabrik, serta polietilena tereftalat (PET) yang digunakan pada botol plastik.
Baca Juga: Mesra Lagi dengan Lesty, Rizky Billar Berharap Dimaafkan Masyarakat Indonesia
Sudah lama senyawa ini dipakai untuk bahan campuran pendingin mesin, karena titik bekunya sangat rendah dan titik didihnya lebih tinggi daripada air.
Senyawa ini juga tak berwarna dan tak berbau. ***




















