BANTENRAYA.COM – Publik diramaikan dengan istilah Dewan Kolonel yang dicetuskan anggota Fraksi PDIP Johan Budi.
Dewan Kolonel diketahui dibuat oleh loyalis Puan Maharani untuk mendukung Puan Maharani menjadi Presiden 2024.
Dewan Kolenel diketuai oleh anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan dan beranggotakan beberapa anggota fraksi.
Baca Juga: Video Lawas Kembali Viral, Ini Jawaban Reza Arap Soal Perselingkuhan
Munculnya istilah Dewan Kolonel sontak dikait-kaitkan dengan dewan jenderal. Publik mempertanyaan kaitan dua istilah itu.
“Dulu sih pakai istilah Dewan Jenderal, sekarang pakai istilah Dewan Kolonel,” tulis akun Twitter @hipohan dikutip Bantenraya.com, Rabu 21 September 2022.
“Emang ada hubungan? Gak tahu sih,” tuturnya.
Baca Juga: Viral di TikTok dan Capcut, Inilah Lirik Lagu Lenggang Puspita Milik Afgan
Ia mengaku dengan Kolonel Untung pimpinan G30S/PKI dengan munculnya istilah itu.
“Tapi kok jadi ingat Kolonel Untung pimpinan G30S yg menjadi musuh Dewan Jenderal,” katanya.
“Tahun 1965 ada Dewan Jenderal. Lha 2022 bentuk Dewan Kolonel. Nyalinya turun dah. Turun pangkat,” tulis akun twitter @alisyarief.***

















