BANTENRAYA.COM – Jembatan di Kampung Sumur Gede, Desa Pakuncen, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang nyaris ambruk akibat tergerus air.
Jembatan dengan panjang sekitar 3 meter itu saat ini sudah tidak bisa dilalaui kendaraan roda empat dan hanya bisa dilalaui kendaraan roda dua.
Zaenudin, salah seorang warga mengatakan, kondisi jembatan nyaris ambruk terjadi sejak beberapa bulan yang lalu karena tergerus air.
Baca Juga: Tak Terima Mobil Disenggol, Oknum ASN di Sinjai Tendang Motor Pengendara Perempuan hingga Terjungkal
“Mau ambruknya sejak awal tahun ini karena tanahnya terkikis air dan penahannya bergeser. Makanya sudah tidak bisa dilewati mobil lagi,” ujarnya, Selasa 13 September 2022.
Ia menuturkan, jembatan tersebut juga sering dibuat tempat bermain siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) dan siswa madrasah diniyah (MD) karena lokasinya berada di sebelah sekolahan.
“Anak-anak biasanya pas jam istirahat pada main ke jembatan ini, sebernanya kita khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Baca Juga: JLS Cilegon Kilometer 2 Diberlakukan Contra Flow Hingga Jalan Diperbaiki
Pria yang juga guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Jauharotunnaqiyah Tanjung itu juga mengungkapkan, tedapat jembatan lain di desa yang sama yakni di Kampung Kedung Ingas yang bolong dan perlu dilakukan perbaikan.
“Sementara ini hanya ditutup pakai kayu. Harapan kita ada perbaikan segera dari pemerintah,” tuturnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Imam Ghozali mendorong Pemkab Serang untuk bisa segera memperbaiki jembatan yang kondisi rusak tersebut karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Baca Juga: Usai BBM Naik, Kini Pemerintah Resmi Hapuskan Daya 450 VA, Bagaimana Nasib NKRI?
“Saya meminta pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk bisa melakukan perbaikan segera,” tuturnya.
“Jembatan di Kampung Sumur Gede dan Kampung Kedung Ingas ini sebagai akses masyarakat kondisinya sangat memprihatinkan,” katanya.***



















