BANTENRAYA.COM – Rumah Makan Padang Navid, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon menawarkan harga yang lebih terjangkau.
Rumah Makan Padang Navid memberikan penawaran tersebut di tengah melambungnya harga bahan pokok.
Pemilik Rumah Makan Padang Navid Soherdi mengatakan, Ia masih menyajikan masakan dengan harga terjangkau meski sebenarnya telah menaikan sedikit harganya.
Baca Juga: Profil dan Biodata Pevita Pearce, Pemeran Utama Film Sri Asih, Lengkap dengan Akun Instagram
Hal tersebut dilakukan karena Ia tak mau mengurangi takaran penyajian demi menjaga kualitas rasa.
“Harga dibanding harga pasar kita masih terjangkau ada yang jual Rp 22.000 per porsi kita masih Rp 20.000 per porsi,” katanya saat ditemui, Rabu 6 Juli 2022.
Usaha yang telah digelutinya hampir enam 6 tahun ini menyediakan menu masakan Padang yang lengkap dengan mengunggulkan kualitas bahan baku dan rasa.
Baca Juga: Teaser Trailer Film Sri Asih Rilis, Aksi Pevita Pearce Sebagai Superhero yang Memukau
Contohnya seperti menyediakan dendeng balado yang kebanyakan di rumah makan Padang lainnya tidak tersedia.
Lalu gulai kikil dengan ukuran premium bukan seperti pada umumnya sehingga dagingnya lebih besar dan padat.
“Kikil premium, besar bukan kulit biasa. Menu lengkap ada dendeng karena nggak semua orang (pemilik warung masakan Padang) bikin dendeng,” katanya.
Baca Juga: Asal Usul Asap Putih yang Tutupi Jalan di Cimone Tangerang, Ternyata dari Sini
“Untuk harga juga lebih terjangkau dari deretan ini kan banyak juga yang jualan tapi disini ya masih lebih murah,” jelasnya.
Dia memaparkan harga makanannya mulai dari Rp13.000 untuk paket ayam goreng atau ayam bakar dengan nasi.
Namun tersedia juga dengan harga Rp20.000 tergantung besarnya ukuran ayam.
Baca Juga: Link Nonton Jinxed at First Episode 7 Sub Indo: Soo Kwang da Min Joon Bertengkar
Selain itu, menu rendang dijual seharga Rp20.000 per porsi, ikan goreng atau bakar Rp18.000 per porsi, menu kikil seharga Rp30.000 per porsi dan lainnya.
Soherdi juga mengungkap besaran omzetnya saat ini dikisaran Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per hari.
“Ada juga yang minta pakai ayam Rp13.000 itu paketan ayam bakar dan ayam goreng. Orang ngga sama semua kadang pengen yang murah,” ungkapnya.
Baca Juga: Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Adha untuk Laki-laki dan Perempuan
“Kalau nasi ngga dikurangin hanya ayam lebih kecil. Kan kadang-kadang ada aja yang pesen tapi budget kurang memadai,” lanjutnya.
Disisi lain, omzetnya akan naik di beberapa momen seperti saat Idul Fitri yang bisa meningkat hingga 40 persen.
Namun, menjelang Idul Adha omzetnya justru mengalami penurunan namun tidak signifikan seperti saat pandemi Covid-19 yang turun hingga 30 persen.
Rumah makan miliknya dibuka sejak pukul 09.00 WIB hingga 20.00 WIB dan akan akan ramai di waktu makan siang yakni antara pukul 11.30 WIB hingga 13.30 WIB.
Soherdi berkomitmen untuk selalu menjaga kualitas rasa agar usahanya dapat terus berkelanjutan dan berkembang.
Dia berharap dalam waktu dekat bisa memperluas usahanya dengan membuka dua hingga tiga cabang.
Baca Juga: 15 Kode Promo Gojek Terbaru, 6 Juli 2022: Nikmati Diskon 90 Persen dan Cashback Hingga 200Ribu
“Kualitas harus dijaga. Masalah resep jangan dikurangin mending harga dinaikin, bumbu-bumbu ngga dikurangin paling harga kita naikin kan sekarang apa-apa lagi mahal,” tambahnya. ***




















