BANTENRAYA.COM – PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda) atau PT ABM sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Banten mencetak laba Rp1,9 miliar lebih pada tahun 2021.
Laba Rp1,9 miliar yang didapatkan PT ABM laba itu berasal dari laba kotor sebesar Rp1.368.692.424 dan pendapatan lain-lain sebesar Rp580.260.415.
Direktur Operasiona (Dirops) PT ABM Ilham Mustofa mengungkapkan, pendapatan perusahaan pada tahun 2021 adalah sebesar Rp21,8 miliar dengan beban pokok penjualan sebesar Rp20,5 miliar sehingga memperoleh laba kotor sebesar Rp1,3 miliR dan pendapatan lain-lain sebesar Rp580 juta lebih.
Baca Juga: Tanpa Pengawalan, Pj Gubernur Sidak Harpitnas ke OPD di Pemprov Banten, Hasilnya…..
“Pendapatan total perusahaan pada tahun 2021 sebesar Rp1,9 miliar dengan beban usaha Rp3,6 miliar. Sehingga perusahaan masih mengalami rugi Rp1,7 miliar dan pembayaran pajak sebesar Rp109 juta lebih,” kata Ilham, Jumat, 27 Mei 2022.
Sedangkan untuk aset perusahaan, sampai saat ini masih tergolong sangat aman dan sehat untuk menjalankan aktivitas operasional perusahaan, serta mengalami pertumbuhan yang lebih baik. Jumlah aset PT ABM sampai saat ini tercatat sebesar Rp73.690.002.642.
Jumlah itu dengan rincian keuangan perusahaan dalam bentuk lancar sebesar Rp72.030.130.593, Kas dan setara Kas Rp50.126.106.624, aset tetap dengan nilai buku Rp623.025.695 dan aset lain lain dengan nilai buku Rp36.846.354.
Baca Juga: 2025, RS Mata Achmad Wardi Targetkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Penyakit Mata di Banten
Aktivitas usaha tahun 2021 untuk menghasilkan pendapatan perusahaan dan manfaat untuk masyarakat Banten Khususnya sudah banyak dilakukan, dari mulai perdagangan komoditas, kerjasama modal kerja,melaksanakan berbagai project, melakukan Mou dengan 33 mitra strategis
“Dan Pada tahun 2021 PT ABM masih berfokus pada pembangunan One Marketplace Plaza Banten dan proses perizinan integrasi dengan Bela Pengadaan LKPP,” ujar Ilham.
Saat ini, di quartal I tahun 2022 PT ABM mendapatkan profit sebesar Rp589. 244.184,00. Hal itu bentuk kesungguhan dan totalitas jajaran pengurus dalam membangun Agro Banten, melalui berbagai pendekatan bukan sekedar untung atau rugi sebagai sebuah perusahaan baru tapi pertumbuhan dan nilai manfaatnya bagi masyarakat Banten juga turut menjadi perhatian.
Baca Juga: Ombudsman Banten Apresiasi Program PLN Peduli Melalui Pelatihan Teknisi PLTD Pulau Tunda
Aktivitas bisnis melalui alat produksi dalam agro industri sedang disiapkan dan penyelesaian dalam Agro banten Rice mill industri (ABRI), Agro Banten Dairy Industri (ABDI) dan Agro Hub Banten serta Plaza Banten sebagai marketplace untuk pelaku UMKM di Banten. Kontrak farming bersama budidaya padi melalu agroteknologi di 100 hektar pertama dan akan dijalankan di setiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten.
“PT ABM terus bertumbuh sesuai tujuan pendirian BUMD agrobisnis sebagaimana tertuang dalam visi, misi, Budaya kerja dan rencana bisnis PT ABM yang sudah disusun dan di implementasikan secara bertahap oleh ABM,” ucapnya. *











