BANTENRAYA.COM – Empat ekor ternak milik pedagang hewan di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten dinyatakan terpapar wabah penyakit mata dan kuku atau PMK.
Empat ekor ternak yang terpapar wabah PMK itu terdiri dari tiga ekor sapi dan satu ekor kerbau.
Saat ini, keempat ekor ternak yang terpapar wabah PMK masih dalam pantauan Dinas Pertanian atau Distan Kabupaten Serang.
Baca Juga: Sinopsis Spy x Family Episode 8 Tayang Sabtu Besok, Loid Putus Asa Hubungan Anya dan Damian
“Untuk perkembangannya masih terus dipantau dan penanganan-penanganan terus dilakukan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Kamis 26 Mei 2022.
Ia mengungkapkan, petugas sudah memberikan antibiotik dan vitamin yang disuntikan dan vitamin yang diminumkan setiap hari serta melakukan penyemprotan kandang menggunakan disinfektan setiap hari.
“Untuk ternak yang ada kontak dikarantina selama 14 hari sambil melihat gejala klinis. Untuk yang positif PMK dilakukan karantina sampai ternak sembuh,” katanya.
Baca Juga: Turnamen Fun Games KSC, Tim Orange Jadi Juara Edisi Tahun 2022
Zaldi mengaku, akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) pencegahan penyerabaran wabah PMK yang saat ini masih menunggu persetujuan anggaran dari Bupati Serang Rt Tatu Chasanah.
“Anggarannya untuk pelatihan satgas kecamatan, terus untuk tambahan obat-obatan dan biaya surveilans ke semua peternakan dan lapak-lapan kurban menjelang Idul Adha,” paparnya.
Terpisah, Camat Baros, Kabupaten Serang Sri Rahayu Basukiwati memastikan emapt ekor ternak yang terpapar wabah PM kondisinya semakin membaik.
Baca Juga: Harga Sayuran di Pasar Badak Pandeglang Naik, Cabai Merah Keriting Rp 50 Ribu Per Kilo
“Alhamdulillah sudah diberi obat oleh petugas dari UPT pertanian dan sapinya sudah dipisah. Sekarang kondisinya semakin membaik,” tuturnya.***
















