BANTENRAYA.COM – Peristiwa gerhana bulan total merupakan salah satu fenomena alam yang sangat langka.
Fenomena gerhana bulan total jarang terjadi sehingga tak heran bila kehadiran gerhana bulan total dinantikan banyak orang.
Selain langka, fenomena gerhana bulan total pun menampilkan keindahan tersendiri karena memancarkan warna merah atau cokelat.
Baca Juga: Luna Maya Kena Tilang di Amerika Gara-gara Melaju 30 KM per Jam, Bisa Salam di Tempat?
Menarik untuk disimak kenapa gerhana bulan total berwarna merah atau cokelat? Berikut ini adalah penjelasannya.
Pusat Sains Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam keterangan resminya mengatakan, gerhana bulan total akan terjadi besok 15 hingga 16 Mei 2022.
Dikutip Bantenraya.com dari laman Edukasi Sains Antariksa, Senin 16 Mei 2022, gerhana bulan total adalah fenomena astronomis ketika bulan, bumi, dan matahari berada pada satu garis lurus.
Baca Juga: Jadwal Acara TV di Trans7 Selasa 17 Mei 2022: Ada Mancing Mania, Anak Sekolah hingga Lapor Pak
Kemudian juga seluruh permukaan bulan masuk ke dalam bayangan inti/umbra bumi.
Proses gerhana bulan diawali dengan posisi bulan berada di sisi yang berlawanan dengan sisi bumi yang mengalami siang hari.
Setelah itu, sinar matahari akan menempuh lintasan yang lebih panjang dibandingkan dari sisi bumi yang mengalami siang hari.
Kemudian, sinar matahari yang sampai ke bulan akan dibiaskan ke panjang gelombang yang lebih panjang dalam spektrum cahaya tampak yaitu spektrum merah.
Gerhana bulan total cenderung berwarna kemerahan yang disebabkan oleh pembiasan Rayleigh.
Kejadian ini adalah pembiasan sinar matahari secara selektif oleh atmosfer bumi.
Peristiwa gerhana bulan total dapat berwarna jingga kemerahan apabila terdapat debu dan kualitas udara yang buruk di lokasi pengamatan.
Sementara itu, secara tampilan gerhana bulan total bisa berwarna merah kusam hingga kecoklatan bila kualitas udar di lokasi pengamatan bersih dari debu.
Baca Juga: Apa itu Trisuci Waisak? Berikut 3 Peristiwa Penting dalam Perayaan Hari Raya Umat Buddha
Gerhana ini, puncaknya akan terjadi pada pukul 11.11 WIB. Bagi beberapa wilayah di benua Amerika, puncak gerhana kali ini terjadi pada 15 Mei 2022.
Adapun gerhana bulan total kali ini hanya dapat disaksikan di benua Amerika, Eropa, Afrika, Timur Tengah (kecuali Iran bagian Timur), Selandia baru, dan sebagian besar Oseania.
“Gerhana ini, tidak dapat disaksikan di Indonesia, karena Bulan sudah di bawah ufuk,” tegas BRIN.
Baca Juga: Cek Harga Tiket KKN di Desa Penari di Tasikmalaya Hari Ini Lengkap dengan Jadwal Tayang
Demikian informasi mengenai kenapa warna gerhana bulan merah atau cokelat. Wallahualam. ***
















