Jumat, 27 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 27 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Contoh Khutbah Jumat Penuh Makna Tentang: Adab-adab di Masjid

Rafly Putra Amy Ramadhan Oleh: Rafly Putra Amy Ramadhan
8 Mei 2022 | 09:10
Teks Khutbah Jumat Singkat Minggu Pertama Bulan Syawal: Masih Pantaskah untuk Menyombongkan Diri

Teks khutbah Jumat singkat minggu pertama bulan Syawal. Freepik.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Inilah contoh khutbah Jumat penuh makna tentang adab-adab di Masjid.

Masjid merupakan rumah ibadah kepada Allah yang harus selalu dijaga atau dirawat bersama.

Bukan hanya dari kebersihan yang harus dijaga akan tetapi perilaku juga harus senantiasa tatkala berada di dalam masjid.

Baca Juga: Mudik ke Solo, dr Tirta Pamerkan Koleksi Kaset Jadul dan Alat Musik Miliknya

Dan Salah satu adab Masjid adalah hendaknya seseorang mengangungkan masjid.

Penasaran dengan isi contoh khutbah Jumat penuh makna tentang adab-adab di Masjid? Simak artikel ini sampai selesai.

Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, berikut ini adalah contoh khutbah Jumat penuh makna tentang adab-adab di Masjid:

Baca Juga: Y2mate, Tempat Download Video dari YouTube Secara Gratis, Tinggal Klik!

Khutbah Pertama:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ عَصَمَ القُلُوْبَ مِنَ الضَّلَالِ وَمَسَارِبِ التَفَاهَةِ، أَحْمَدُهُ – سُبْحَانَهُ – وَأَشْكُرُهُ، عَلَى كُلِّ خَيْرٍ وَفَضْلٍ وَزِيَادَةٍ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، غَمَرَ النُفُوْسَ بِالإِيْمَانِ وَالسَعَادَةِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ القُدْوَةُ المُثْلَى فِي الحُكْمِ وَالقِيَادَةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ قَادُوْا الأُمَّةَ لِلْسِيَادَةِ وَالرِيَادَةِ.

أَمَّا بَعْدُ:

فأُوصِيكم ونفسي بتقوَى الله، قال اللهُ تعالى: ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ﴾ (آل عمران: 102).

Ibadallah,

Bertakwalah kepada Allah Ta’ala. Karena hanya dengan bertakwa kepada Allah seseorang dapat menggapai kesuksesan di dunia dan akhiratnya. Allah Ta’ala memerintahkan kita agar kita bertakwa kepada-Nya. Perintah itu terdapat dalam banyak ayat. Di antaranya:

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” [Quran Ath-Thalaq: 2-3]

Ibadallah,

Masjid adalah rumah Allah Ta’ala. Siapa mengaku cinta kepada Allah, tentu dia pasti mencintai rumah-Nya. Dan pasti dia akan banyak datang ke masjid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من توضأ وجاء إلى المسجد فهو زائر الله . حقّ على المزور أن يكرم زائره

“Siapa yang berwudhu dan berangkat menuju masjid, maka dia adalah orang yang berkunjung kepada Allah. Sepantasnya orang yang dikunjungi memuliakan mereka yang datang berkunjung.” [HR. ath-Thabrani].

Dan tentu saja tidak diragukan lagi, seseorang akan mendapatkan pemuliaan yang paling besar dan pemberian yang paling utama dari penguasa alam semesta. Ia akan mendapatkan ketenangan di hari kiamat. Hari dimana semua orang kebingungan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ – وعد منهم – وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْـمَسَاجِدِ

“Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: -di antara mereka adalah- …seorang yang hatinya bergantung ke masjid…” [Muttafaqun ‘alaih].

Demikian juga orang yang menunggu shalat wajib setelah mengerjakan shalat wajib lainnya. Orang yang demikian menunjukkan bukanlah orang yang mengerjakan shalat karena merasa berat sehingga bagaimana caranya ia bisa segera menyelesaikannya. Tapi ia malah menunggunya usai mengerjakan shalat wajib. Dan orang-orang yang duduk menunggu shalat di masjid, mereka juga akan mendapat doa dari para malaikat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِي مُصَلَّاهُ الَّذِي صَلَّى فِيهِ ، مَا لَمْ يُحْدِثْ ، تَقُولُ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ ، اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ

“Malaikat senantiasa mendoakan kalian selama ia duduk di tempat masjid di tempat shalatnya. Selama ia tidak batal wudhu. Malaikat itu berdoa, “Ya Allah ampunilah dia. Ya Allah rahmatilah dia.” [Muttfaqun ‘alaih].

Ibadallah,

Namun untuk melakukan ibadah di masjid dan berdiam diri di masjid, kita juga perlu mengetahui adab-adabnya. Dan kita juga perlu tahu mana kebiasaan yang keliru tatkala mengunjungi masjid dan berada di dalamnya.

Pertama: hendaknya seseorang mengagungkan masjid. Mensucikannya dari kesyirikan, amalan-amalan yang tidak dituntunkan, najid, sesuatu yang kotor, dan semua yang termasuk bentuk mengagungkan masjid. Allah Ta’ala berfirman,

ذَلِكَ وَمَن يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى الْقُلُوبِ

“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.” [Quran Al-Hajj: 32]

Demkian juga dengan firman-Nya,

فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَن تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ

“Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya.” [Quran An-Nur: 36].

Kedua: mengenakan pakaian yang baik. Termasuk mengenakan pakaian yang baik adalah mengenakan tutup kepala dengan peci atau kopiah saat akan ke masjid atau saat mengerjakan shalat. demikianlah yang diperintahkan Allah kepada kita. sebagaimana firman-Nya,

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid.” [Quran Al-A’raf: 31]

Ketiga: menjaga shalat lima waktu agar senantiasa dikerjakan di masjid. Walaupun rumah cukup jauh dari masjid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلَاةِ أَبْعَدُهُمْ إِلَيْهَا مَمْشًى فَأَبْعَدُهُمْ وَالَّذِي يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الْإِمَامِ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ الَّذِي يُصَلِّيهَا ثُمَّ يَنَامُ وَفِي رِوَايَةِ أَبِي كُرَيْبٍ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الْإِمَامِ فِي جَمَاعَةٍ

“Orang yang paling besar pahalanya dalam shalat adalah yang paling jauh perjalannya, lalu yang selanjutnya. Dan seseorang yang menunggu shalat hingga melakukannya bersama imam, lebih besar pahalanya daripada yang melakukannya kemudian tidur.” Dan dalam suatu periwayatan Abu Kuraib disebutkan; “Hingga ia tunaikan shalat bersama imam secara berjamaah.” [HR. Muslim].

Di antara adab ke masjid adalah bersegera menjawab panggilan adzan. Bersegera berangkat menuju masjid dalam kondisi apapun. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada seorang sahabat yang buta, rumahnya jauh dari masjid, dan terdapat ancaman saat menuju masjid.

هَلْ تَسْمَعُ النِّدَاءَ بِالصَّلَاةِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَجِبْ

“Apakah engkau mendengar panggilan untuk shalat”? Ia menjawab, “Iya.” Kata Nabi, “Datangi (masjid).” [HR. Masjid].

Bagaimana lagi kiranya dengan orang-orang yang lebih mendapatkan kemudahan dari sahabat ini? Ia melihat dan jalannya mudah. Oleh karena itu, kita perlu mengoreksi diri kita.

Ibadallah,

Termasuk sunnah juga saat pergi ke masjid adalah mempraktikkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيُسَلِّمْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ لِيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Dari Abu Humaidi As-Sa’idi, ia berkata, “Rasulullah shallallahu bersabda, ‘Apabila salah seorang dari kalian ingin masuk ke dalam masjid, maka hendaknya dia mengucapkan salam kepada Nabi SAW, kemudian membaca ‘Ya Allah, bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu’. Dan apabila ingin keluar dari masjid, maka hendaklah membaca doa ‘Ya Allah, sesungguhnya aku mengharap karunia-Mu’. ” [Shahih Abu Daud (484)].

Adab lainnya adalah mengerjakan shalat dua rakaat sebelum duduk. Atau yang dikenal dengan nama shalat tahiyatul masjid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ

“Bila salah seorang dari kalian masuk masjid janganlah duduk hingga shalat dua rakaat.” [HR. Ahmad].

Apabila Anda memasuki masjid saat shalat Jumat bertepatan dengan muadzin sedang mengumandangkan adzannya, maka jangan tunggu ia selesai. Akan tetapi lakukanlah shalat tahiyatul masjid. Tujuannya adalah supaya kita tidak tertinggal Sebagian pun dari khotbah yang disampaikan khotib.

Lalu, bagi orang-orang yang memakan bawang atau sesuatu yang menyebabkan nafasnya bau, jangan langsung datang ke masjid sebelum ia menghilangkan bau mulutnya. Karena bau mulutnya bisa mengganggu jamaah lain yang hadir di masjid. Demikian juga dengan bau badan.

Dan termasuk adab di masjid juga adalah kita tidak mengangkat suara saat di masjid. Tidak berteriak atau tertawa terbahak-bahak. Jangankan ngobrol, membaca Alquran dengan suara tinggi hingga mengganggu jamaah lain yang sedang beribadah, itu saja terlarang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang hal tersebut.

فقد كاد عمر رضي الله عنه أن يضرب رجلين رفعا أصواتهما في المسجد

“Hampir saja Umar radhiallahu ‘anhu memukul dua orang yang mengangkat suara mereka di masjid.” [HR. al-Bukhari].

Termasuk adab di masjid juga, seseorang menjauhi permusuhan dan sibuk dengan urusan dunia di dalam masjid. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma,

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الشِّرَاءِ وَالْبَيْعِ فِي الْمَسْجِدِ وَأَنْ تُنْشَدَ فِيهِ الْأَشْعَارُ وَأَنْ تُنْشَدَ فِيهِ الضَّالَّةُ وَعَنْ الْحِلَقِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ قَبْلَ الصَّلَاةِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam melarang berjual beli di dalam masjid, melarang membacakan syair dan melantunkan (lagu) yang menyesatkan, serta melarang mencukur rambut pada hari Jumat sebelum shalat Jumat.” [HR. Ahmad dll].

Dan haram bagi seseorang yang mendengarkan adzar saat sedang berada di dalam masjid untuk keluar meninggalkan masjid. Kecuali memang ada udzur. Setelah ia menunaikan shalat, baru ia boleh keluar. Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu pernah melihat seseorang yang keluar masjid saat adzan telah berkumandang. Ia berkata,

أما هذا فقد عصى أبا القاسم صلى الله عليه وسلم.

“Adapun dia, dia telah bermaksiat kepada Abul Qasim (Rasulullah) shallallahu ‘alaihi wa sallam.” [HR. Muslim].

Di antara amal kebajikan agar kemaslahatan dan kebaikan di masjid terjaga adalah menjaga kebersihan masjid. Di dalam hadits dijelaskan,

عُرِضَتْ عَلَيَّ أُجُورُ أُمَّتِي حَتَّى الْقَذَاةُ يُخْرِجُهَا الرَّجُلُ مِنْ الْمَسْجِدِ

“Telah diperlihatkan kepadaku pahala-pahala umatku hingga perbuatan seseorang yang mengeluarkan kotoran dari masjid.” [HR. Abu Dawud].

Oleh karena itu, seandainya kita melihat kotoran yang ada di masjid jangan tunggu orang lain menyingkirkannya. Kita ambil peluang tersebut untuk mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah Ta’ala.

Dan perlu juga kita perhatikan, kita jaga masjid dari anak-anak dan orang yang gila yang berpotensi membuat suasana masjid gaduh, tidak kondusif, dan sulit untuk khusyuk beribadah. Anak-anak kita motivasi datang ke masjid. Terutama bagi mereka yang sudah lebih dari tujuh tahun. Kita ajarkan kepada mereka adab-adab ini. Kita ajarkan mereka memuliakan dan menghormati masjid.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ، أَقُوْلُ مَا تَسْمَعُوْنَ، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلَّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ؛ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ.

Khutbah Kedua:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا لَا مُنْتَهَى لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَلَا رَبَّ لَنَا سِوَاهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَمُجْتَبَاهُ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ.

أَمَّا بَعْدُ:

فَاتَّقُوْا اللهَ حَقَّ التَقْوَى، وَرَاقِبُوْهُ فِي السِرِّ وَالنَّجْوَى.

Ibadallah,

Masjid adalah rumah Allah yang harus kita makmurkan dengan shalat dan ibadah-ibadah lainnya. Menjauhi rumah Allah adalah perbuatan munkar. Bagaimana bisa seorang muslim menjauhi rumah Rab mereka. Dalam arti tidak mengunjunginya. Tidak dia malu. Rabnya yang sangat kasih dan sangat sayang padanya memanggilnya lima kali sehari, lalu tidak dia penuhi. Ini adalah bentuk kerugian dan penyesalan.

Tidakkah orang yang meremehkan panggilan shalat, padahal mereka adalah tetangga masjid, merasa malu, padahal Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sangat menyayanginya memotivasinya agar mendatangi masjid.

Karena itu, marilah kita sama-sama mengoreksi diri kita. menyadari kekurangan-kekurangan kita. karena sesungguhnya dunia ini hanyalah sejumlah hari yang silih berganti. Kita akan meninggal dan berjumpa dengan Rab kita. apa yang akan kita jawab saat Dia bertanya dan meminta alasan kita tentang perlakuan kita selama ini. Karena ada pertanyaan yang akan diajukan kepada kita, sekarang harus kita siapkan jawabannya. Kita kuatkan diri kita untuk menjaga shalat berjamaah di masjid.

أَلَا وَصَلُّوْا – عِبَادَ اللهِ – عَلَى رَسُوْلِ الهُدَى، فَقَدْ أمَرَكُمُ اللهُ بِذَلِكَ فِي كِتَابِهِ، فَقَالَ: ﴿إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا﴾ [الأحزاب: 56].

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَتِهِ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَتِهِ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الخُلَفَاءِ الْأَرْبَعَةِ الرَّاشِدِيْنَ: أَبِي بَكْرٍ، وَعُمَرَ، وَعُثْمَانَ، وَعَلِيٍّ، وَعَنِ الآلِ وَالصَّحْبِ الكِرَامِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِعَفْوِكَ وَكَرَمِكَ وَإِحْسَانِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الكُفْرَ وَالكَافِرِيْنَ، وَدَمِّرِ اللَّهُمَّ أَعْدَاءَكَ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ، وَاجْعَلِ اللَّهُمَّ هَذَا البَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلَادِ المُسْلِمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ كُنْ لِلْمُسْلِمِيْنَ المُسْتَضْعَفِيْنَ فِي كُلِّ مَكَانٍ، اَللَّهُمَّ كُنْ لَهُمْ مُؤَيِّدًا وَنَصِيْرًا وَظَهِيْرًا، اَللَّهُمَّ كُنْ لِلْمُسْلِمِيْنَ فِي حَلَبِ، وَفِي الشَامِ، وَفِي المَوْصُلِ، وَفِي العِرَاقِ، وَفِي فِلَسْطِيْنَ، وَفِي كُلِّ مَكَانٍ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ، اَللَّهُمَّ كُنْ لَهُمْ مُؤَيِّدًا وَنَصِيْرًا وَظَهِيْرًا، اَللَّهُمَّ إِنَّهُمْ جِيَاعٌ فَأَطْعِمْهُمْ، وَحُفَاةٌ فَاحَمْلَهُمْ، وَعُرَاةٌ فَاكْسُهُمْ، وَمَظْلُوْمُوْنَ فَانْتَصِرْ لَهُمْ، اَللَّهُمَّ إِنَّهُمْ مَظْلُوْمُوْنَ فَانْتَصِرْ لَهُمْ، اَللَّهُمَّ إِنَّهُمْ مَظْلُوْمُوْنَ فَانْتَصِرْ لَهُمْ.

اَللَّهُمَّ مَنْ أَرَادَهُمْ بِسُوْءٍ فَاجْعَلْ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ، وَاجْعَلْ تَدْبِيْرَهُ تَدْمِيْرَهُ يَا سَمِيْعَ الدُّعَاءِ، اَللَّهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَ أَعْدَائِهِمْ، وَفَرِّقْ جَمْعَهُمْ، وَاجْعَلِ الدَائِرَةَ عَلَيْهِمْ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ مُنْزِلَ الكِتَابِ، مُجْرِيَ السَّحَابِ، هَازِمَ الأَحْزَابِ، اِهْزِمْ أَعْدَاءِ المُسْلِمِيْنَ، وَانْصُرْهُمْ عَلَيْهِمْ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ، يَا قَوِيُّ يَا مَتِيْنُ.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الجَنَّةَ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا اَلَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا اَلَّتِي فِيْهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا اَلَّتِي فِيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كُلِّ خَيْرٍ، وَالْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فَوَاتِحَ الخَيْرِ وَخَوَاتِمَهُ وَجَوَامِعَهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، وَظَاهِرَهُ وَبَاطِنَهُ، وَنَسْأَلُكَ الدَرَجَاتِ العُلَى مِنَ الجَنَّةِ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ.

َللَّهُمَّ أَعِنَّا وَلَا تُعِنْ عَلَيْنَا، وَانْصُرْنَا وَلَا تَنْصُرْ عَلَيْنَا، وَامْكُرْ لَنَا وَلَا تُمْكُرْ عَلَيْنَا، وَاهْدِنَا وَيَسِّرْ الهُدَى لَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيْنَا.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا لَكَ ذَاكِرِيْنَ، لَكَ شَاكِرِيْنَ، لَكَ مُخْبِتِيْنَ، لَكَ أَوَّاهِيْنَ مُنِيْبِيْنَ.

اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ تَوْبَتَنَا، وَاغْسِلْ حَوْبَتَنَا، وَثَبِّتْ حُجَّتَنَا، وَسَدِّدْ أَلْسِنَتَنَا، وَاسْلُلْ سَخِيْمَةَ قُلُوْبِنَا.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقمَتِكَ، وَجَمِيْعِ سَخَطِكَ.

اَللَّهُمَّ ارْحَمْ مَوْتَانَا، وَاشْفِ مَرْضَانَا، وَتَوَلَّ أَمْرَنَا، وَاخْتِمْ لَنَا بِخَيْرٍ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا شَأْنَنَا كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنَا إِلَى أَنْفُسِنَا طَرْفَةَ عَيْنٍ.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ حُسْنَ الخِتَامِ، وَالعَفْوَ عَمَّا سَلَفَ وَكَانَ.

اَللَّهُمَّ ابْسُطْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِكَ وَرَحْمَتِكَ وَفَضْلِكَ وَرِزْقِكَ.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ يَا اللهُ، بِأَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَنْتَ الغَنِيُّ وَنَحْنُ الفُقَرَاءُ، اَللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْنَا الغَيْثَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ القَانِطِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اَللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اَللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اَللَّهُمَّ سُقْيَا رَحْمَةٍ لَا سُقْيَا عَذَابٍ وَلَا بَلَاءٍ وَلَا هَدَمٍ وَلَا غَرَقٍ.

اَللَّهُمَّ وَفِّقْ إِمَامَنَا لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُ لِهُدَاكَ، وَاجْعَلْ عَمَلَهُ فِي رِضَاكَ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ، وَوَفِّقْ جَمِيْعَ وُلَاةَ أُمُوْرِ المُسْلِمِيْنَ لِلْعَمَلِ بِكَتَابِكَ، وَتَحْكِيْمِ شَرْعِكَ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ.

﴿رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ﴾ [الأعراف: 23]، ﴿رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ﴾ [الحشر: 10]، ﴿رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ﴾ [البقرة: 201].

BACAJUGA:

Ilutrasi tema materi kultum Ramadhan 2026. (Pexels/Thirdman)

Cek 10 Tema Materi Kultum Ramadhan 2026 Ringan Mudah Dihafal, Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan yang Penuh Berkah

26 Februari 2026 | 17:31
ibu hamil

Hukum Mengerjakan Puasa Ramadan Bagi Ibu Hamil, Cek Ketentuannya di Sini

26 Februari 2026 | 17:14
LAZISNU

LAZISNU Serahkan Laporan Berkala dalam Rapat Pleno PCNU Kabupaten Pandeglang Masa Khidmat 2024-2029

26 Februari 2026 | 17:01
ramadan

Cek 5 Rekomendasi Ide Kegiatan Bulan Suci Ramadan 2026 di Sekolah, Dijamin Menarik dan Bermanfaat

26 Februari 2026 | 16:43

﴿إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ﴾ [النحل: 90].

فَاذْكُرُوْا اللهَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

Baca Juga: Usai Dua Kali Juara Dunia, Sang Ayah Sebut Lifter Kota Serang Rizki Sudah Diincar Provinsi Lain

Itulah tadi contoh khutbah Jumat penuh makna tentang adab-adab di Masjid.***

Editor: Administrator
Previous Post

Bagikan di Medsosmu 8 Link Twibbon HUT Palang Merah Internasional untuk 8 Mei 2022

Next Post

Link Baca Manga One Piece Chapter 1048 dan Spoiler: Gomu Gomu no Bajrang Gun Milik Luffy Runtuhkan Kaido?

Related Posts

Ilutrasi tema materi kultum Ramadhan 2026. (Pexels/Thirdman)
Nasional

Cek 10 Tema Materi Kultum Ramadhan 2026 Ringan Mudah Dihafal, Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan yang Penuh Berkah

26 Februari 2026 | 17:31
ibu hamil
Nasional

Hukum Mengerjakan Puasa Ramadan Bagi Ibu Hamil, Cek Ketentuannya di Sini

26 Februari 2026 | 17:14
LAZISNU
Nasional

LAZISNU Serahkan Laporan Berkala dalam Rapat Pleno PCNU Kabupaten Pandeglang Masa Khidmat 2024-2029

26 Februari 2026 | 17:01
ramadan
Nasional

Cek 5 Rekomendasi Ide Kegiatan Bulan Suci Ramadan 2026 di Sekolah, Dijamin Menarik dan Bermanfaat

26 Februari 2026 | 16:43
our universe
Nasional

Spoiler Drakor Our Universe Episode 8 Sub Indo: Tae Hyung Khawatir Kondisi Woo Joo

26 Februari 2026 | 16:04
FIFA
Nasional

FIFA Series 2026: Ajang Pembuktian Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

26 Februari 2026 | 15:41
Load More

Popular

  • Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

    Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengisian 6 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Setelah Mutasi Eselon III dan IV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nilai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Pemkab Serang Belum Ada Hasil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terapkan WFA Mudik dan Balik Lebaran 2026, Pegawai Pemkot Cilegon Bisa Mudik 16 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPKP Banten Pelototi Perencanaan Penganggaran Pemkot Serang, 5 Sektor Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Budi Rustandi Tegaskan Pemkot Serang Tidak Zalim, Gaji Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Telah Dibayar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegakkan SE Bupati, Satpol PP Kabupaten Serang Sisir Rumah Makan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Cilegon Soleh Gunawan di ruang kerjanya, Jumat, 27 Februari 2026. (Tia/Bantenraya.com)

Kemenag Cilegon Minta Sekolah Agendakan Kegiatan Keagamaan Selama Ramadan

27 Februari 2026 | 11:01
Ilustrasi menu MBG yang disalurkan ke siswa di Kabupaten Lebak belum lama ini. (Kiriman warga)

Temuan DPRD Banten pada Program MBG di Lebak: Makanan Berjamur hingga Indikasi Korupsi

27 Februari 2026 | 09:48
Le Dian Hotel & Cottages memiliki sarana lengkap dengan lokasi strategis dan kapasitas parkir bisa menampung hingga 1.000 kendaraan. (Dokumentasi Le Dian)

Top List Staycation Le Dian Hotel, Lokasi Strategis dengan Kapasitas Parkir Hingga 600 Kendaraan

27 Februari 2026 | 09:00
Ketua KNPI Pandeglang, Saepudin. (Dokumentasi Pribadi)

Picu Kritik dari Sejumlah Masyarakat, MBG di Kabupaten Pandeglang Jadi Perbincangan Publik

27 Februari 2026 | 08:43

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda