BANTENRAYA.COM – Gunung Anak Krakatau atau GAK di laut Selat Sunda, Lampung Selatan terus mengalami erupsi dan mengeluarkan asap putih dari kawah gunung.
Gunung api yang berstatus level III siaga itu teramati pada Minggu 1 Mei 2022 dari pukul 12.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB terus mengalami kegempaan dan terjadi 23 kali hembusan.
Selain terjadi kegempaan hembusan juga terjadi kegempaan tremor harmonik dan kegempaan tremor menerua atau microtremor.
Dikutip Bantenraya.com dari website https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan cuaca di https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporansekitar GAK terpantau cerah dan berawan dan angin bertiup lemah ke arah utara.
Secara visual gunung terlihat jelas dan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dengan tinggi 25 meter sampai 100 meter di atas puncak kawah.
Untuk kegempaan terjadi hembusan sebanyak 23 kali dengan amplitudo 9 sampai 25 milimeter dan durasi 55 detik sampai 132 detik.
Kemudian, kegempaan tremor harmonik terjadi 2 kali dengan amplitudo 15 sampai 21 milimeter dan durasi 22 detik sampai 63 detik. Sedangkan remor Menerus terekam dengan amplitudo 1 sampai 15 milimeter.
Adapun keterangan lain nihil dan tingkat aktivitas GaK level III siaga dengan rekomendasi masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki beraktivitas dalam radius 5 kilometer m dari kawah aktif.***



















