BANTENRAYA.COM – Rektor Institut Teknologi (ITK) Balikpapan Prof Budi Santosa Purwokartiko sedang ramai diperbincangkan akibat tulisannya yang memicu kontroversi.
Tulisan Prof Budi Santosa Purwokartiko yang berstatus rektor ITK Balikpapan ini beredar luas dan masif di berbagai media sosial, mulai dari Twitter hingga Faceboom.
Dalam tulisannya yang memicu keramaian, Prof Budi Santosa Purwokartiko yang menjabat sebagai rektor ITK Balikpapan menyebutkan bahwa wanita yang menggunakan penutup kepala sebagai manusia gurun.
Selain menyebut wanita berjilbab adalah manusia gurun, Prof Budi Santosa juga dianggap anti kata-kata Insya Allah, barakallah, syiar, qadarullah dan sebagainya.
Baca Juga: Pesan Penting KH Maimun Zubair Agar Menghidupkan Malam Hari Raya, Ini Manfaatnya
Sebelum viral dan trending, Prof Budi Santosa menuliskan pengalamanannya mewancarai beberapa mahasiswa yang ikut beasiswa LPDP melalui program DIKTI.
Dalam tulisannya Rektor ITK itu menyatakan bahwa para mahasiswa yang ia wawancarai tidak ada satu pun yang ikut demo, bahkan menyebut bahwa para mahasiswa tersebut memiliki prestasi yang cukup baik.
Dalam sesi wawancara, mengacu pada apa yang ditulis Prof Budi Santosa, para mahasiswa itu berbicara tentang hal yang membumi, mulai dari cita-cita hingga kontribusi nyata bagi negara.
Kemudian dan inilah yang akhirnya menjadi polemik, Prof Budi menegaskan bahwa para mahasiswa yang ia wawancarai tidak bicara soal langit atau kehidupan sesudah mati.
Baca Juga: Gelar Virtual Job Fair 2022, MI Beri Kesempatan Anak Muda Berkarier di Industri Syariah
“Pilihan kata2nya juga jauh dari kata2 langit, insaallah, barakallah, syiar, qadarullah, dsb,” ujar Prof Budi.
Selanjutnya yang semakin tulisan Prof Budi menjadi bermasalah, ia mengatakan bahwa dari para mahasiswa yang diwawancarinya tidak ada wanita yang berjilbab.
“Jadi 12 mahasiswi yang saya wawancarai, tidak satu pun menutup kepala ala wanita gurun,” ungkap Rektor ITK Balikpapan tersebut.
Sehingga banyak dari warganet geram dan bahkan di nama Prof Budi Santosa trending di Twitter dengan hastag Budi Santosa Profesor Rasis.
Sebagai informasi, Prof Budi Santosa Purwokartiko merupakan rektor ITK yang dilantik pada 2018 lalu dengan masa jabatan 4 tahun.
Baca Juga: 12 Link Twibbon Hari Raya Idul Fitri 1443 H atau Lebaran 2022 Paling Keren dan Tinggal Pasang
Artinya, pada 2022 ini akan menjadi masa akhir Prof Budi Santosa memimpin ITK Balikpapan.
Dikutip bantenraya.com dari web itk.ac.id, Prof Budi Santosa merupakan pria kelahiran Klaten, 12 Mei 1969.
Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1992.
Setelah itu, Prof Budi melanjutkan pendidikan ke University of Oklahoma, Amerika Serikat.
Ia pun meraih gelar master dan doktornya di University of Oklahoma, Amerika Serikat tersebut.***

















