BANTENRAYA.COM – Dinas Pertanian atau Distan Kabupaten Serang telah melakukan pendataan terhadap ketersediaan daging sapi, daging ayam, dan telur untuk bulan Ramadhan.
Dari hasil pendataan yang dilakukan ketersediaan daging sapi dan telor di Kabupaten Serang mulai mengalami defisit.
Kepala Distan Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, hasil dari pendataan di lapangan jumlah sapi yang akan dipotong saat ini ada sebanyak 1.457 ekor atau jika dikonversi ke daging ada sebanyak 300.000 kilogram dengan angka konsumsi 0,039 kilogram.
Baca Juga: Siap siap! Warga di 4 Daerah di Banten Ini Tidak akan Bisa Nonton TV Analog Mulai 30 April
“Kebutuhan daging rata-rata per bulan ada sekitar 62.400 kilogram. Dari ketersediaan 300.000 kilogram daging sapi ada defisit 37.388 kilogram,” ujar Zaldi, Senin 11 April 2022.
Namun setelah Ramadan, kata Zaldi, akan kedatangan sapi khususnya pada saat Idul Adha sehingga walaupun defisit namun kebutuhan per tahunnya tetap aman.
“Untuk daging ayam sampai dengan Desember ada sebanyak 517 juta kilogram daging dengan konsumsi rata-rata perbulan 890.000 kilogram,” ungkapnya.
Baca Juga: Potret Kondisi Terkini Ade Armando Usai Babak belur Dipukuli, Tangannya…
Ia memastikan untuk daging ayam sampai dengan akhir tahun mengalami surplus sekitar 42.000 ton.
“Tapi memang untuk telur ayam mengalami defisit sekitar 2,3 juta kilogram sampai dengan akhir tahun. Itu terjadi karena tingkat konsumsi yang tidak sebanding dengan produksi,” paparnya.
Zaldi mengaku telah menghitung produksi telur dari tiga perusahaan sebanyak kurang lebih 1,5 juta kilogram dengan konsumsi per bulan 2,4 juta kilogram sehingga masih defisit untuk ketersediaan telur di Kabupaten Serang.
Baca Juga: Jadwal Sahur dan Buka Puasa Ramadhan ke 10 Wilayah Serang Banten, Selasa 12 April 2022
“Dengan adanya defisit terhadap dua komoditas tersebut tentunya dapat berdampak terhadap kenaikan harga di pasaran. Kemungkinan bila pasokan dari daerah lain juga kurang bisa meningkat harga,” tuturnya.***



















