BANTENRAYA.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kemeterian PUPR berencana membangun tol bawah air di Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit dalam konferensi pers di Kementerian PUPR, Jakarta mengatakan, tol bawah air merupakan bentuk memanfaatan teknologi terbaik di Ibu Kota Negara baru.
“Bapak Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian menginginkan bahwa teknologi yang kita pakai itu adalah teknologi yang terbaik,” ujarnya terkait tol bawah air di Ibu Kota Negara Baru.
Baca Juga: Usai Cerai dengan Kalina Octaranny, Vicky Prasetyo Di-blacklist KUA?
“Termasuk salah satunya adalah pemanfaatan terowongan penyeberangan bawah air atau submersible crossing,” katanya.
Danang menjelaskan, bahwa jika dikaitkan dengan koneksi maka terowongan bawah air itu akan dikoneksikan dengan jalan tol Balikpapan-Samarinda.
“Nanti akan ada satu tempat di mana akan tersambung ke IKN dan di situlah nanti pada saat akan menyeberang sungai, maka akan menggunakan terowongan penyeberangan bawah air,” ungkapnya.
Baca Juga: Andre Taulany Ungkap Rasa Kangen Bertemu Tukul Arwana, Kondisi Terkini Semakin Membaik
Ia menambahkan, bahwa terkait dengan lokasi untuk terowongan penyeberangan di bawah air yang akan tersambung dengan jalan tol tersebut, Kementerian PUPR sedang menyiapkan perencanaan teknis terincinya atau Detail Engineering Design (DED).
Hal yang sama juga diungkapkan juru bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja.
Ia mengatakan rencana pembangunan tol bawah air tersebut bertujuan untuk melindungi kawasan area lindung di sekitar Ibu Kota Negara baru tersebut. ***




















