BANTENRAYA.COM – Bulan Ramadhan adalah bulan yang memiliki banyak keistimewaan dan keberkahan di dalamnya.
Pada bulan Ramadhan yang penuh dengan kemuliaan ini, tercatat banyak peristiwa bersejarah dalam agama Islam yang terjadi.
Salah satunya yang terjadi pada bulan suci Ramadhan adalah peristiwa turunnya Al-Quran secara global dari Lauhul Mahfuz menuju langit dunia.
Momen peristiwa turunnya kitab suci umat Islam menjadikan Ramadhan disebut juga dengan nama lain sebagai bulan Al-Quran.
Dalam periode tersebut menjadikan malam spesial yang dikenal dengan istilah malam seribu bulan.
Pasalnya, jika kita melakukan kegiatan yang mendapatkan pahala, maka pahala itu setara dengan 1.000 bulan.
Lantas bagaimana naskah Jumat hari ini tepat pada Jumat, 14 Maret 2025 atau 1446 Hijrah?
Dikutip Bantenraya.com dari laman islam.nu.or.id pada Jumat, 14 Maret 2025, berikut contoh teks khutbah Jumat dengan tema ‘Nuzulul Quran di Bulan Ramadhan dan Anjuran Memperbanyak Tadarus’.
الْحَمْدُ للهِ. الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ, يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ سُبْحَانَكَ اَللّٰهُمَّ لَا أُحْصِيْ ثَنَاءَكَ عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُهُ، خَيْرُ نَبِيٍّ أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَمِ كُلِّهِ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا بَعْدُ, فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Jamaah Sholat Jumat yang dimuliakan oleh Allah SWT!
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita berbagai macam kenikmatan sehingga kita dapat memenuhi panggilan-Nya untuk menunaikan Sholat Jumat.
Nikmat yang harus digunakan dalam rangka memenuhi syariat yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Sholawat dan salam, mari kita haturkan bersama kepada Nabi Muhammad SAW, juga kepada keluarganya, sahabatnya, dan semoga kepada kita semua selaku umatnya. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Jamaah Jumat yang dimuliakan oleh Allah, bulan Ramadhan adalah bulan yang paling mulia, penuh rahmat, dan ampunan.
Pada bulan yang penuh kemuliaan ini, tercatat banyak peristiwa bersejarah dalam Islam di antaranya ialah diturunnya kitab suci Al-Quran.
Baca Juga: Kolaborasi Polres Pandeglang dan PWI, Bagi-bagi Takjil Gratis untuk Warga
Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah 185:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ
Artinya:
“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS Al-Baqarah: 185)
Momen turunnya Al-Quran serta semangat Nabi Muhammad dalam mendarasnya inilah yang kemudian membuat Ramadhan disebut juga sebagai Syahru Nuzulil Quran Wa Tilawah (Bulan turunnya Al-Quran dan bulan membacanya).
Baca Juga: Menebak Judul Lagu yang Dibawakan Ableh Saat Ngamen di Preman Pensiun 9, Awas Malah Jadi Candu
Dalam sebuah Hadits dijelaskan bahwa di bulan Ramadhan, Nabi Muhammad SAW menjadi lebih dermawan dan setiap hari bertemu Jibril untuk membaca Al-Quran.
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ أَجْوَدُ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ المُرْسَلَةِ
Artinya:
“Dari Ibnu Abbas RA, berkata, ‘Rasulullah saw merupakan orang yang paling dermawan dan ia sangat dermawan saat bertemu malaikat Jibril. Jibril menemuinya setiap malam pada bulan Ramadhan dan membaca Al-Qur’an dengan Nabi Muhammad SAW. Sungguh Rasulullah saw ketika bertemu Jibril sangat dermawan dengan kebaikan dibandingkan angin yang berhembus’.” (HR. Bukhari).
Baca Juga: Profil Erawati Sucipta Handini Pemeran Nani di Preman Pensiun 9, Model Fashion yang Hobi Fotografi
Kesimpulannya, pada bulan suci Ramadhan kali ini, mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT, salah satunya dengan memperbanyak tadarus Al-Quran.
Dengan begitu, kita telah memanfaatkan bulan Ramadhan dengan sebaik mungkin untuk memperbaiki diri dan mempererat hubungan kita sebagai hamba kepada Allah SWT. (Febby Prayoga)***




















