BANTENRAYA.COM – Telkomsel ikut andil dalam potensi nilai ekonomi digital Indonesia yang mencapai Rp 22.513 triliun pada 2045, melalui program impact startup incubator NextDev yang kini memasuki tahun ke-10.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Saki H. Bramono mengatakan, NextDev ke-10 bertujuan untuk mendorong transformasi industri startup digital Indonesia menuju tingkatan yang lebih tinggi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Selain itu, laporan Tinc Impact Report 2023 menunjukkan bahwa 96 persen founder yang mengikuti program inkubator atau akselerator startup merasakan dampak positif pada bisnis mereka,” kata Saki dalam keterangan yang diterima Bantenraya.com, Jumat 25 Oktober 2024.
Rangkaian NextDev ke-10 menghadirkan sejumlah inovasi, seperti kurikulum NextDev Academy tahun ini yang diperkuat dengan kurikulum integrasi teknologi AI terkini untuk mendorong kapabilitas, etika bisnis, dan inovasi yang berdampak.
Baca Juga: Warga Pandeglang, Yuk Bawa Hewan Peliharaan ke Puskeswan Sebelum Terkena Antraks
Sejak 2015, NextDev telah melibatkan lebih dari 6.500 startup dengan 152 alumni terbaik. Lima startup berhasil mengikuti akselerasi melalui program Tinc (Telkomsel Ventures), delapan startup telah berkolaborasi langsung dengan Telkomsel, dan 13 startup telah mendapatkan eksposur di kancah internasional.
Ke depan, Telkomsel akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital yang memungkinkan startup Indonesia menghadapi tantangan global serta menghadirkan solusi berdampak positif bagi masyarakat dan industri,” kata Saki.
Telkomsel mengajak para pendiri early-stage startup visioner di Indonesia untuk bergabung dalam impact startup incubator NextDev dan memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kapabilitas, berkolaborasi dengan para ahli, serta mendapatkan akses ke peluang jejaring dan ekosistem startup global.
Pendaftaran NextDev ke-10 dapat diakses melalui tsel.id/10thnextdevregist.***















