BANTENRAYA.COM – Karya Kreatif Banten atau KKB 2024, sebagai ajang festival UMKM terbaik di Provinsi Banten akan digelar di Bintaro Jaya Xchange Mall Tangerang pada 5-10 Juni 2024.
Kepala BI Provinsi Banten Ameriza Ma’aruf Moesa mengatakan, agenda KKB 2024 akan fokus pada pengembangan pariwisata di Banten dan UMKM sebagai sarana untuk mendorong sektor tersebut.
“Tema besar kita adalah untuk mendorong pariwisata di Banten, nanti di KKB 2024 itu akan kita siapkan stand untuk kuliner dan stand objek wisata,” katanya kepada awak media dalam Taklimat Media, Rabu 15 Mei 2024.
Baca Juga: Harga Telur di Lebak Terus Meroket Dari Rp 30 Ribu Kini Menjadi Rp 35 ribu Per Kilogram
Nantinya, akan ada sebanyak 70 UMKM yang sudah lolos proses kurasi akan hadir di KKB 2024 dengan berbagai produk diantaranya kriya, fesyen dan kuliner.
Alasan BI Banten menggelar KKB 2024 di Bintaro Xchange Mall Tangerang karena memiliki lokasi yang strategis dan menjadi jalur transit masyarakat.
Kemudian ditambah mall tersebut terbilang baru sehingga mempunyai potensi kunjungan yang lebih tinggi.
“Karena lokasinya dekat dengan stasiun dan ini sangat cocok untuk gelaran event UMKM, dan potensi keramaian juga lebih banyak,” ujarnya.
Bersamaan dengan KKB 2024, BI Banten juga menggelar Digiwara Fest 2024 dengan menampilkan pentas kreasi kearifan lokal dan pariwisata unggulan di Provinsi Banten.
“Kita ingin menampilkan kekayaan budaya untuk dari sektor pariwisata dengan memanfaatkan kearifan UMKM lokal di KKB,” terangnya.
Selain itu, pemerintah daerah yang berhasil menerapkan digital payment di dalam transaksi pajak dan digitalisasi akan hadir di agenda tersebut, seperti Tangerang Selatan yang sukes menerapkan digitalisasi daerah.
“Termasuk perbankan yang mendorong penggunaan digitalisasi daerah dan lembaga keuangan non bank seperti ovo, gopay dan lain sebagainya,” tutur Ameriza.
Dalam rangkaian dua kegiatan tersebut, BI Banten menggelar beberapa kompetisi perlombaan seperti pembuatan artikel, fotografi, konten video vlog dengan mengusung tema wisata dan budaya Banten.
Baca Juga: Gunakan Jasa SPG, Penjual Kambing di Bantul Laris Manis
“Hal ini supaya bisa memberikan spirit kepada pemerintah daerah lainnya di Provinsi Banten untuk menerapkan digitalisasi,” tukas Ameriza. ***

















