BANTENRAYA.COM – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten atau BI Banten memproyeksikan ekonomi Banten bisa tumbuh 5 hingga 5,5 persen pada 2022.
Kepala Perwakilan BI Banten Erwin Soeriadimadja mengatakan, bahwa pertumbuhan ekonomi Banten di 2022 itu meningkat dibanding 2021.
“Pada 2021 pertumbuhan ekonomi Banten ditargetkan 4 hingga 4,5 persen,” ujarnya saat kegiatan Economic Outlook 2022 di Hotel Aston Beach Anyer, Selasa 14 Desember 2021.
Baca Juga: Potret Kerusakan Gempa Bumi NTT Magnitudo 7,4 hingga BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Erwin menegaskan, proyeksi pertumbuhan ekonomi Banten hingga 5,5 persen di 2022 cukup realistis.
Sebab, selama 2021 ekonomi Banten terus mengalami pertumbuhan positif yang terlihat sejak triwulan I.
“Tren positif tersebut diperkirakan akan terus terjadi hingga 2022,” katanya.
Baca Juga: Walikota Cilegon Helldy Agustian Raih Penghargaan Smart City dari Kemenkominfo
Ada bebarapa hal yang bisa membuat proyeksi pertumbuhan ekonomi Banten 2022 bisa mencapai 5 hingha 5,5 persen.
Pertama adalah faktor domestic demand yakni konsumsi rumah tangga meningkat, konsumsi pemerintah meningkat, investasi meningkat dan peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB).
Dari faktor tersebut terdapat beberapa turunan yang bisa memengaruhi pertumbuhan ekonomi Banten.
Baca Juga: Pemda Apresiasi Inisiasi Kerjasama Antar Daerah oleh BI Banten
“Seperti misalnya terealisasimya tingkat vaksinasi, peningkatan belanja online hingga dibukanya penerbangan internasional dan haji-umrah 2022,” ungkapnya.
Faktor berikutnya adalah external sector yakni peningkatan ekspor dan impor.
“Ekspor manufaktur seperti kenaikan ekspor alas kaki, baja dan petrokimia,” ungkapnya.
Baca Juga: Pernah Berseteru Dengan Ahok, Haji Lulung Dikabarkan Meninggal Dunia
“Selanjutnya peningkatan impor pada bahan baku logam dan kimia organik. Bahan modal seperti mesin, otomotif dan elektronik hingga barang konsumsi,” tururnya. ***



















