BANTENRAYA.COM – Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang mencatat Banten telah 59.474 disambar petir pada periode 11-20 Februari 2022.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang Urip Setiyono mengatakan, angka disambar petir kali ini lebih rendah 10 persen dibanding periode yang sama pada Januari 2022.
Pada periode 11-20 Januari 2022, tercatat Banten disambar petir sebanyak 66.092 kali.
Baca Juga: Alasan Farida Nurhan Mendadak Unfollow Fuji Usai Video Collab Jadi Trending Nomor Satu
Dipaparkan Urip, kejadian sambaran petir tertinggi terjadi pada tanggal 17 Februari 2022 yaitu sebanyak 14.974 sambaran.
Sedangkan kejadian petir paling sedikit yaitu pada tanggal 17 Februari 2022 yaitu sebanyak 84 sambaran petir yang terdeteksi.
Urip mengimbau agar warag selalu waspada dan memberikan tips agar tidak disambar petir.
Baca Juga: Ciri Pelaku Zina yang Tidak Diampuni Allah SWT Meski Telah Bertobat Menurut Syekh Ali Jaber
Pertama, agar masuk ruangan. Segera masuk ke dalam ruangan atau mobil jika kalian sedang berada di luar ruangan dan mendengar guntur.
Kedua, warga diminta untuk menjauhi kolam renang. Jika berada di kolam renang segeralah naik dan menjauh, karena petir dapat menghantarkan energi ke air.
“Ketiga, jangan berlindung di bawah pohon. Karena pohon yang tersambar petir energinya dapat melompat ke tubuh,” ungkapnya.
Keempat, jauhi tiang listrik. Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi yang mudah tersambar petir.
Kelima, jauhi tempat terbuka. Jangan berada di sawah, lapangan atau taman karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.
Keenam, berhenti mengendarai motor. Jika sedang mengendarai motor, segeralah berhenti dan cari tempat untuk berlindung.
Baca Juga: Usai Resmi Bercerai, Vicky Prasetyo Ungkap Punya Bukti Video Perselingkuhan Kalina Oktarani
Terakhir, atur jarak berteduh. Jika sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3-4 meter dengan orang lain agar terhindar dari lontaran energi saat ada petir. ***















