BANTENRAYA.COM – Provinsi Banten dikenal sebagai tanah jawara dan ulama. Jumlah peguron pencak silat di Banten pun cukup banyak dengan berbagai aliran.
Walaupun peguron pencak silat di Banten jumlahnya cukup banyak dengan jumlah pesilat yang tidak sedikit namun prestasi pencak silat di pentas nasional dinilai masih kurang.
Prestasi atlet pencak silat asal Banten dinilai baru mampu beprestasi di tingkat lokal dan belum sampai ke pentas nasional.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten (DPP PPSTB) Yadi Sufiyadi menyampaikan autokritiknya terkait prestasi atlet pencak silat asal Banten tersebut.
“Ironis, Banten yang dikenal sebagai tanah jawara dan ulama tapi ketika menyangkut kebudayaan seni bela diri yang berprestasi di tingkat nasional bukan atlet asal Banten,” ujar Yadi saat memberikan sambutan pada acara pelantikan DPD Terumbu Kota Serang di hotel Flamengo, Sabtu 8 Januari 2022.
Yadi menjelaskan, perlu ada dukungan dari semua pihak terutama pemerintah daerah agar atlet pencak silat asal Banten bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.
“Mungkin ada yang sudah beprestasi di tingkat nasional tapi banyaknya prestasinya masih tingkat lokal, ini harus jadi pertahatian kita bersama terutama IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia),” katanya.
Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, pihaknya mendukung dan mendorong atlet pencak silat asal Banten bisa berprestasi sampai tingkat nasional bahkan internasional.
“Harapan saya bangun sebuah kebersamaan agar bisa mencetak atlet pencak silat yang berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Semua daerah pasti mendukung,” tuturnya.***



















