BANTENRAYA.COM – Dua tim wakil Banten mengalami kekalahan saat menjalani laga away di di BRI Super league. Persita yang menjalani laga away melawan Semen Padang harus kalah dengan skor 0-1 dari tuan rumah. Sementara itu Dewa United yang menjalani laga tandang melawan Persik Kediri juga kalah 1-2 atas lawannya.
Kekalahan ini membuat Persita berada di peringkat 6 dengan torehan 32 poin hasil dari 9 kali menang, 5 kali seri dan 6 kali mengalami kekalahan.
Sedangkan Dewa United harus merosot ke peringkat 11 setelah kalah melawan Persik Kediri dengan raihan 25 poin hasil 7 kali menang, 3 kali seri, 10 kali mengalami kekalahan.
Usai laga pelatih Persita Carlos Pena mengaku kecewa timnya kehilangan poin di menit terakhir laga melawan Semen Padang. Kata dia, tidak banyak terjadi peluang untuk mencetak gol. Ia mengaku kecewa saat lawan mendapatkan penalti pada menit akhir pertandingan.
“Harusnya kami bisa membawa pulang 1 poin namun peluang tersebut hilang karena lawan mendapatkan penalti. Ini sangat disayangkan dalam hitungan menit kami kehilangan poin atas Semen Padang,” ungkap dia.
BACA JUGA : Persik Kediri Gusur Dewa United dari 10 Besar Klasemen Super League
Ia berharap agar kualitas wasit meningkat agar dapat memimpin pertandingan dengan fair play. Dirinya tidak akan melakukan protes dan ia memilih untuk memperbaiki performa timnya agar di laga ke depannya tidak lagi kehilangan poin.
Sementara itu pemain Persita Muhamad Toha mengaku kekalahan ini tidak seperti yang diinginkan. Awalnya target main di Semen Padang bisa mencuri poin namun gol penalti di menit akhir membuyarkan 1 poin yang sudah didepan mata.
“Kami harus segera bangkit dan fokus di laga selanjutnya. Persaingan sangat kompetitif dan kami tidak boleh kalah lagi,” ujar dia.
Sedangkan pelatih Dewa United Jan Olde Riekering mengatakan kekalahan melawan Persik Kediri membuat dirinya kecewa apalagi ditambah kondisi lapangan milik Persik Kediri yang dinilai dirinya sangat buruk sehingga membuat anak asuhnya kesulitan untuk mengembangkan permainan.
“Kami sampai menerapkan strategi khusus untuk melawan Persik karena kondisi lapangan yang buruk. Namun kami tidak berhasil mencuri poin hanya memperkecil kelalahan,” tegasnya.
BACA JUGA ; Menang Lewat Tendangan Penalti, Semen Padang Tundukkan Persita Tangerang
Ia juga tidak menyalahkan anak asuhnya yang dalam laga tersebut bermain bagus. Kata dia, laga lebih banyak bermain bola panjang yang bukan menjadi pakem permainan timnya.
“Kami harus fokus ke laga selanjutnya dan tidak boleh kehilangan poin lagi,” tutup Jan Olde. (***)















