BANTENRAYA.COM – Bunda PAUD Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mendorong agar setiap PAUD yang ada di Provinsi Banten untuk belajar tentang kebencanaan ke BPBD Provinsi Banten.
Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak usia dini tentang kebencanaan dan cara menghadapinya.
Dengan mengenal bencana dan bagaimana menyelamatkan diri dari bencana sejak dini, anak-anak diharapkan memiliki bekal untuk menyelamatkan diri ketika terjadi bencana.
Hal itu disampaikan Tinawati Andra Soni saat mendampingi empat PAUD yang berkunjung ke BPBD Provinsi Banten di Jalan Syaikh Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Kamis, 9 Oktober 2025.
BACA JUGA: XLSmart Bikin Internet Ngebut di IKN dengan 11.400 BTS
“Kita dorong setiap sekolah untuk bisa belajar tentang kebencanaan,” kata dia.
Tinawati Andra Soni mengaku ini adalah kegiatan pertamanya menemani siswa-siswi PAUD berkunjung ke BPBD Provinsi Banten.
Selama di BPBD Banten, para siswa diajak bernyanyi tentang cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana gempa dengan lagu “Kalau Ada Gempa”.
Selain itu para siswa juga diperkenalkan peralatan-peralatan yang biasa digunakan ketika terjadi bencana.
Misalnya perahu, helm, pelampung, alat pemadam api ringan, tas siaga bencana, dan lain sebagainya.
Tinawati berharap dengan kegiatan semacam ini para siswa mendapat pengetahuan secara menyenangkan tentang kebencanaan.
Yang lebih penting, siswa tahu bagaimana cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana.
Provinsi Banten sendiri merupakan wilayah dengan potensi bencana yang cukup banyak.
Berdasarkan pemetaan BNPB, setidaknya ada 14 potensi bencana di wilayah Banten yang setiap saat mengintai.
Adapun ke-14 potensi bencana itu adalah banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, gelombang ekstrem dan abrasi, kekeringan, tanah longsor, efidemi dan wabah penyakit, kegagalan teknologi, Covid-19, likuefaksi, letusan gunung berapi, dan tsunami. ***


















