BANTENRAYA.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang menyayangkan soal kegiatan debat calon bupati Serang yang dinilai tidak berjalan kondusif.
Pasalnya pada saat prosesi debat berlangsung banyak sekali massa pendukung yang beradu yel-yel sehingga visi misi pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Serang tidak tersampaikan secara jelas.
Katua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi kinerja KPU terkait penyusunan debat yang dianggap tidak kondusif.
Baca Juga: Sosialisasikan Pilkada 2024, KPU Kota Serang Gelar Jalan Sehat Bersama Masyarakat
“Kalau pola debatnya seperti ini kami rasa agak menyayangkan dengan situasi yang kami anggap itu kurang kondusif. Bahkan jika kita lihat di ruangan itu audiens tidak konsen mendengarkan visi misi paslon, ” Ujarnya saat ditemui di
Ia menjelaskan debat tak berjalan kondusif lantaran kurang teraturnya para pependukung yang meneriakan yel-yel pada saat sesi debat berlangsung.
“Makanya kami untuk debat yang kedua Bawaslu Kabupaten Serang akan langsung mengimbau kepada KPU untuk memperbaiki sistem dan memperbaiki teknis-teknis debat agar berjalan sesuai dengan prosedur, ” Katanya.
Baca Juga: Survei Charta Politika untuk Pilkada Cilegon 2024, Robinsar – Fajar Ungguli Calon Lain
Furqon menuturkan, moderator debat juga sempat kewalahan untuk menenangkan masa pendukung yang terus berteriak saat kedua paslon saling menanggapi.
“Kami anggap itu terlalu over dan kurang terkontrol di dalam ruangan itu. Disaat paslon memparkan visi misi kita tidak fokus untuk mendengarkannya, bahkan sudah ditegur beberapa kali oleh moderator bahkan saya hitung sampai 10 kali, ” Jelasnya.
Anggota KPU Kabupaten Serang Ichsan Mahfuz mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi dan melakukan koordinasi untuk melakukan pengamanan tetkait adanya masa paslon yang melebihi kapasitas.
Baca Juga: BPBD Cilegon Ingatkan Warga Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana
“Kita sudah mengantisipasi salah satunya sudah mengkoordinasikan kepada tim paslon masing-masing untuk membawa masa masing-masing 100 orang. Kalaupun terlalu banyak batasnya mereka hanya sampai luar dan pihak keamanan sudah mengantisipasi itu semua, ” Ujarnya.
Pihaknya akan mengevaluasi hasil debat perdana supaya dia debat kedua lebih berjalan kondusif dan teratur.
“Kita pasti akan melakukan evaluasi baik untuk kegiatan maupun kepada paslon supaya nanti bisa memberikan yang terbaik buat pemerintah Kabupaten Serang, ” Katanya.***


















