BANTENRAYA.COM – PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) bersiap untuk membangun konsep kota masa depan dengan nama Krakatau Urban Valley.
Dimana, kota masa depan itu akan diawali dengan pembangunan pusat perkantoran Krakatau Steel Grup di lahan seluas 3 hektar.
Selanjutnya, akan direncanakan pembangunan kota masa depan dengan luas lahan seluas 270 hektar yang sekarang merupakan sebagian besar perumahan direksi Krakatau Steel di Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta.
Direktur Utama (Dirut) PT KSI Alugoro Mulyowahyudi menyampaikan, perencanaan kedepan PT KSI yang akan membangun membangun kota baru dengan konsep Krakatau Urban Valley di lahan seluas 270 hektar.
“Projek perdananya ditandai dengan akan berdiri Krakatau Epicentrum dimana akan menjadi semua pusat perkantoran milik perusahaan Krakatau Steel Group seluas 3 hektar. Ini akan memperindah Kota Cilegon dan rencananya pada 31 Agustus dibangun sekaligus sebagai kado ulang tahun KS,” jelasnya saat acara Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Taman Al Hadid, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Rabu 12 Juni 2024.
Dalam kesempatan TJSL tersebut, kata Alugoro, dalam acara KSI bersama lingkungan dan peduli masyarakat melakukan program kolaborasi TJSL. Dimana, ada serangkaian kegiatan yang dilakukan.
“KSI terus ingin memberikan manfaat dan nilai tambah untuk masyarakat di usianya yang ke 40 sejak bernama KIEC (Krakatau Industrial Estate Cilegon) dan 3 tahun sejak bernama KSI,” katanya, Rabu 12 Juni 2024.
Alugoro menyampaikan, kegiatan dilakukan untuk menekankan pentingnya kesehatan bagi masyarakat. Dimana, ada pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan bagi warga.
“Kesehatan itu menjadi penting dan untuk menjaganya itu sangat murah dengan kegiatan sehari-hari. Namun, jika sakit itu sangat mahal,” jelasnya.
Untuk makanan bergizi sendiri, papar Alugoro, menjadi peran penting perusahaan KSI yang juga merupakan salah satu tanggung jawab sebagai orang tua asuh anak stunting.
Baca Juga: Bermasalah Sejak 2023, Program Banten Berqurban Resmi Dihentikan PT ABM
“KSI menjadi bagian dari orang tua asuh anak stunting. Jadi kami ingin makanan bergizi ini menjadi salah satu bagiannya,” ujarnya. ***















