BANTENRAYA.COM – Penjual kolang-kaling di Kabupaten Lebak kebanjiran pesanan di bulan Ramadhan.
Baru satu hari Ramadan 2024 berjalan, penjual kolang-kaling sudah meraup omzet jutaan, dengan pesanan kolang-kaling mulai dari 12 hingga 20 kilogram.
Hal tersebut disampaikan Anang, penjual kolang-kaling di Kecamatan Warunggunung, Selasa 13 Maret 2024.
Baca Juga: Ustadz Abdul Somad Ungkap Pahala Khatam Alquran di Bulan Ramadhan, Rupanya Tak Main-main
Anang mengatakan, dari hasil pengolahan kolang-kaling, dirinya bisa meraup jutaan
“Biasanya, satu sampai dua minggu, bisa menghasilkan Rp 1-2 juta, kalau lagi ramai-ramai nya. Itu tahun lalu ya, semoga tahun sekarang bertambah,” kata dia kepada Bantenraya.com.
Ia mengungkapkan, permintaan kolang-kaling di bulan Ramadan mengalami peningkatan.
Baca Juga: Asyik! Drakor A Shop For Killers Season 2 Sedang dalam Tahap Diskusi, Bakal Tayang Kapan?
“Alhamdulillah berkah Ramadan, dalam sehari bisa menghabiskan 12 sampai 20 kilogram kolang-kaling,” ungkap dia.
Anang menjual kolang-kaling di sekitar Kecamatan Warunggunung dan wilayah lain Menurutnya, jika dibandingkan tahun 2023, harga Kolang-Kaling tahun ini naik.
“Untuk harga saat ini, Rp 18. 000 per kilogram, kalo tahun lalu, masih Rp 12.000 per kilogram,” ujar pria yang gemar tersenyum.
Baca Juga: Nah Loh! Dewan Hakim dan Peserta Pertanyakan Honor dan Hadiah MTQ XII Tingkat Kota Serang
Anang menuturkan, kenaikannya diakibatkan oleh proses pencarian buah Kolang-Kaling terbilang cukup lumayan jauh.
“Jauh, kami kalaun ngambil suka di daerah Selatan, dan lainnya, jadi makannya lumayan mahal harganya. Itu juga tidak sebanding,” tutupnya.
Sementara itu, Suparman, pegawai Anang, Dalam seharit tempat pengolahan, milik bosnya bisa mengolah 2 kintal buah kolang-kaling.
Baca Juga: Ojol Kepergok Nyuri di Kos-Kosan, Ketangkap Basaj dan Sempat Menolak, Untung Nggak Dikeroyok Massa
“Kami sudah setiap tahun tradisi mengolah dan usaha kolang-kaling selama Bulan Ramadhan,” tandas dia.
Suparman menjelaskan, selama proses pembuatan kolang-kaling bisa membuat tubuh gatal-gatal.
“Suka gatal, soalnya ada getah buah kolang-kaling, mau nggak mau harus tetap dikerjakan, soalnya pendapatan penjualannya lumayan,” jelas Suparman.
Baca Juga: Cuss Kunjungi! 3 Tempat Bukber di Tangerang, Nikmati Momen Bersama dengan Suasana yang Asyik
Ia menambahkan, untuk permintaan kalang-kaling saat ini masih tinggi karena masih awal Ramadhan.
“Biasa permintaan tinggi, saat ini awal-awal puasa, sekitar satu minggu ke depan, pasti semakin bertambah,” pungkasnya. ***















