BANTENRAYA.COM – Maemun, seorang nelayan diduga tewas diterkam buaya muara penunggu Pulau Handeleum, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.
Akibat terkaman buaya muara penunggu Pulau Handeleum, Ujung Kulon, korban diduga mengalami luka robek di bagian kepala, dan mata.
Korban merupakan warga Kampung Cikawung Sabrang, RT 002 RW 005, Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bantenraya.com, awalnya korban berniat mencari udang lobster di Pulau Handeleum menggunakan perahu ketinting bersama ke empat nelayan, pada Senin 12 Februari 2024, pukul 16.00 sore.
Baca Juga: BPBDPK Kabupaten Pandeglang Berhasil Amankan Penyebab Hilangnya Ayam Peliharaan Warga Majasari
Saat tiba di Pulau Handeleum, korban menyelam ke laut untuk memasang jaring. Tiba-tiba jaring korban diduga ditarik oleh buaya, pada Selasa 13 Februari 2024, pukul 02.00 dini hari.
Nelayan lain mencoba membantu korban, namun korban terbawa jaring hingga tidak ditemukan.
Nelayan melaporkan kejadian itu kepada petugas Balai Taman Nasional Ujung Kulon atau TNUK, dan kepolisian.
Menerima laporan, para nelayan, petugas Balai TNUK, kepolisian melakukan proses pencarian korban di Pulau Handeleum pada Rabu, 14 Februari 2024 pukul 08.00 pagi.
Baca Juga: Laser Cutt Serang Berikan Jasa Pemotongan Ekspres Dengan Teknologi Canggih
Korban berhasil ditemukan pukul 13.00 siang, dalam keadaan mengambang di kawasan Perairan Pulau Handeleum.
Korban langsung dievakuasi ke daratan menggunakan perahu.
Saat di cek oleh tim medis, korban mengalami luka robek di tubuhnya diduga akibat gigitan buaya di bagian kepala, dan mata.
“Sesuai informasi yang kami terima dari nelayan, korban diterkam buaya. Apalagi Pulau Handeleum merupakan habitat buaya,” kata Andri Firmansyah, Bagian Humas, dan Kerjasama Balai TNUK Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan, Honda Banten Kampanyekan Safety Riding
Kepala Puskesmas Sumur, Ahmad Junaedi membenarkan, berdasarkan laporan, korban meninggal dunia diduga diterkam buaya di Pulau Handeleum.
Menurutnya, korban sudah dievakuasi ke rumah duka. Korban langsung dikuburkan oleh keluarganya di tempat pemakaman umum Kampung Cikawung Sabrang.
“Korban sudah dikebumikan. Kami turut berduka cita dan rasa keprihatinan yang mendalam,” katanya.***















