BANTENRAYA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Kabupaten Pandeglang menggelar acara doa bersama, syukuran dengan potong tumpeng dan santunan anak yatim.
Prosesi puncak acara peringatan Hari Pers Nasional atau HPN tahun 2024 digelar di Sekretariat PWI Kabupaten Pandeglang di Jalan Ciwasiat-Bhayangkara, Jumat 9 Februari 2024.
Ketua PWI Kabupaten Pandeglang Yanadi mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang sudah menyempatkan hadir pada peringatan HPN dan HUT PWI tahun 2024 di Sekretariat PWI Pandeglang.
“HPN pada tahun ini mengusung tema, Mengawal Transisi Kepemimpinan Nqsional dan Menjaga Keutuhan Bangsa,” katanya di Sekretariat PWI Kabupaten Pandeglang, Jumat, 9 Februari 2028.
Tema ini diusung bersamaan dengan akan dilaksanakannya pesta demokrasi Pemilu pada 14 Februari 2024.
“Sehingga kami sebagai media harus independen dan berperan aktif dalam menyukseskan agenda Pemilu. Terutama dalam mencegah berita-berita hoaks,” katanya.
Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap tanggal 9 Februari, sekaligus memperingati lahirnya organisasi PWI.
“PWI merupakan organisasi wartawan pertama di Indonesia sebagai konstituen Dewan Pers,” katanya.
PWI berdiri pada 9 Februari 1946 di Solo. Lahirnya PWI menjadi bukti bahwa wartawan turut berjuang dalam menentang kembalinya penjajah ke tanah air.
Baca Juga: Pulau Peucang Kabupaten Pandeglang, Surga Tersembunyi di Ujung Barat Pulau Jawa
“Maka dari itu, 9 Februari dikenal sebagai Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT PWI,” katanya.
Yanadi menegaskan, selaku wartawan dapat introspeksi diri dalam menyajikan berita-berita yang berkualitas, berimbang, konstruktif, dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.
“Sekaligus diberikan kesehatan, kebarokahan, dan dijauhkan dari marabahaya saat melaksanakan tugas jurnalistik,” katanya.
Baca Juga: Si Paling Suka Tantangan! 3 Rekomendasi Objek Wisata Pegunungan di Banten dengan Medan Mengasyikkan
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Sandi dan Statistik Pandeglang, Tubagus Nandar Suptandar mengatakan, permohonan maaf dari Bupati Pandeglang Irna Narulita yang tidak dapat menghadiri tasyakuran HPN dan HUT PWI Kabupaten Pandeglang.
“Ibu Bupati berpesan dalam rangka menyambut hajat pesta demokrasi, PWI tetap membantu menjadi garda terdepan menjaga kondusifitas daerah,” katanya.
Ia menambahkan, Bupati juga meminta para wartawan agar terus memberikan edukasi secara internal maupun eksternal kepada masyarakat.
“Beliau juga menyampaikan permohonan ma’afnya, beliau akan terus memperjuangkan karena beliau tahu anggaran untuk media masih terasa belum cukup, tapi insya Allah beliau terus berupaya dan dimohon kerja samanya dengan rekan-rekan media,” pesannya. ***














