BANTENRAYA.COM – Hari Raya Idul Adha 2025 atau 1446 Hijriah telah di depan mata.
Umat muslim di seluruh penjuru dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha 2025 atau 1446 Hijriah.
Biasanya, jelang perayaan Idul Adha terdapat sebuah tradisi baik di setiap negara.
Baca Juga: Segera Daftar! Pendaftaran Calon Peserta PD-PKNU PCNU Kota Serang Angkatan II 2025
Tak terkecuali di tanah air, ada tradisi unik Idul Adha di berbagai daerah di Indonesia.
Ada Manten Sapu dari Pasuruan hingga Mepe Kasur di Banyuwangi, inilah tradisi unik di berbagai daerah di Indonesia.
1. Grebek Gunungan di Yogyakarta
Tradisi ini turun temurun dan identik dengan arak-arakan atau kirab gunungan.
Baca Juga: 11 Pelaku Jaringan Penggelapan Kendaraan Bodong Diamankan Polda Banten
Warga setempat yang datang akan berebutan hasil tani yang diarak.
2. Apitan di Semarang
Tradisi Apitan berasal dari adanya bulan yang diapit yakni bulan Syawal dan bulan Zulhijjah.
Tradisi ini biasanya dimulai dengan aksi kuda lumping dari kelompok kesenian Turonggo Seto.
Baca Juga: RSUD Cilegon Dikepung Rumah Sakit Swasta, Satu Lagi Berdiri RS Swasta 4 Lantai di Kelurahan Cibeber
3. Manten Sapu di Pasuruan
Jelang Hari Raya Idul Adha, terdapat tradisi unik di Pasuruan yakni Manten Sapi.
Dalam pelaksanaan tradisi tersebut, sapi kurban lebih dahulu akan dimandikan dan dihias dengan cantik.
Setelah sapi diberi kalung bunga tujuh rupa dan dipakaikan kain kafan, sorban dan sajadah kemudian akan diarak menuju mesjid untuk diserahkan kepada panitia kurban.
4. Mepe Kasur di Banyuwangi
Jelang Idul Adha, masyarakat suku osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah Banyuwangi gelar tradisi unik bernama Mepe Kasur atau Menjemur Kasur.
Dilakukan pagi hingga siang hari, kasur akan dijemur yang berwarna sama, yaitu merah dan hitam.***




















