BANTENRAYA.COM– Shalat tarawih di bulan Ramadhan dapat dikerjakan secara berjamaah maupun sendiri. Bagaimana tata cara shalat tarawih 11 rakaat sendirian di rumah dengan witir?
Di bulan suci Ramadhan, umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan shalat tarawih selepas shalat Isya yang seringkali dilaksanakan di masjid secara berjamaah.
Namun, ada sebagian orang yang terkadang tidak memiliki kesempatan menunaikan shalat tarawih di masjid dan menjalankan shalat tarawih sendirian di rumah menjadi pilihan yang tepat.
Dalam keadaan seperti ini, penting bagi setiap umat muslim untuk memahami tata cara shalat tarawih sendirian di rumah dengan benar.
Beberapa orang mungkin tidak terbiasa shalat tarawih sendirian di rumah sehingga bingung bagaimana melakukannya ketika hal itu terjadi.
Baca Juga: Ramadhan Tiba! Ini Bacaan Niat Puasa, Makna, dan Tata Cara yang Dianjurkan
Pada bulan Ramadhan, shalat tarawih merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW semasa hidupnya tidak pernah meninggalkan shalat sunnah tersebut.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Muttafaqqun ‘Alaih, Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan shalat tarawih, yaitu:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (متفق عليه)
Artinya: Barang siapa melakukan shalat (Tarawih) pada Ramadhan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’âlâ) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Muttafaq ‘Alaih).
Dengan keutamaan yang disebutkan di atas, shalat tarawih memiliki keistimewaan tersendiri karena hanya dapat dilakukan selama bulan Ramadhan.
Maka dari itu, sangat disayangkan jika umat muslim tidak menjalankan ibadah yang satu ini karena jika dilakukan, bukan hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Jumlah rakaat shalat tarawih bervariasi, ada yang dilakukan 8, 20, atau 36 rakaat ditambah dengan shalat witir.
Umumnya, shalat tarawih yang dilakukan sendirian adalah 8 rakaat dengan 4 salam ditambah 3 rakaat shalat witir.
Tata cara shalat tarawih sendirian di rumah sebetulnya tidak memiliki perbedaan besar pada shalat wajib atau sunnah lainnya.
Perbedaannya hanya pada lafadz niat yang menjadi awal dari pelaksanaan ibadah sunnah ini. Berikut bacaa niat 2 rakaat shalat tarawih sendirian:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatat tarâwîhi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillâhi ta’âlâ.
Baca Juga: Sinopsis Tukang Ojek Preman Episode 2, Kang Ujang dan Kang Murad Mau Pantau Savira dari Luar Kampus
Artinya: Saya niat shalat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat, karena Allah ta’âlâ.
Adapun tata cara shalat selanjutnya sama seperti shalat pada umumnya yang jika diperinci secara urut, yaitu:
Bila diperinci secara detail, maka tata cara melaksanakan shalat Tarawih sebagai berikut:
1. Niat shalat Tarawih
2. Taktakbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah
Baca Juga: CATAT! Menu Sahur yang Tak Membosankan, Resep Sat-set yang Super Yummy
4. Membaca surat Al-Fatihah
5. Membaca surat-surat pendek
6. Ruku’
7. I’tidal atau berdiri untuk melakukan sujud
8. Sujud
9. Duduk di antara dua sujud
10. Sujud kedua
Baca Juga: Jadi Driver Maxim 1 Hari Bisa Hasilkan Uang Rp700 Ribu, Tertarik Daftar?
11. Berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat yang kedua
12. Membaca surat Al-Fatihah
13. Membaca surat-surat pendek
14. Ruku’
15. I’tidal
16. Sujud
Baca Juga: KLAIM Link DANA Kaget 12 Maret 2024 Gratis Saldo Rp100 Ribu dan Langsung Cair Tanpa Syarat
17 Duduk di antara dua sujud
18 Sujud kedua
19 Tahiyat, membaca dua kalimat syahadat, membaca shalawat Ibrahi
20 Salam
21 Tertib
Baca Juga: Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024 Format PDF Resmi dari Kemenag RI, Jadi Panduan Lengkap Puasa
Setelah selesai melaksanakan shalat tarawih 8 rakaat 4 kali salam, dilanjut dengan shalat witir sebanyak 3 rakaat yang bisa dilakukan 1 kali salam atau 2 kali salam (2 + 1 rakaat).
Niat shalat witir 3 rakaat sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatain (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta’alaa.
Artinya: “Saya niat shalat witir tiga rakaat (menghadap kiblat) karena Allah Ta’alaa”.
Niat shalat witir 3 rakaat 2 kali salam (2+1 rakaat)
– Niat 2 rakaat pertama:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka’atin mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunah sholat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala”.
– Niat 1 rakaat pertama:
أُصَلِّى سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri rak’atal lillaahhi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat sunah witir satu rakaat karena Allah ta’ala”.***



















