BANTENRAYA.COM – Proses pencarian nelayan hilang terbawa derasnya arus Muara Sungai Cisiih, Desa Situregan, Kecamatan Panggarangan Lebak pada Selasa (14/2) terkendala cuaca buruk. Sebelumnya, sepekan lalu korban dikabarkan hanyut di sungai saat hendak beraktivitas.
Humas Basarnas Banten, Estu Riyadi mengatakan, proses pencarian nelayan yang hilang atas nama Muhamad Ramdani (23) warga Kampung Ciherang, RT RW 01 05 sudah memasuki hari ketujuh karena pencarian dimulai sejak Selasa 14 Februari 2023. Namun dalam proses pencarian tim gabungan terkendala oleh cuaca buruk.
“Kami terkendala cuaca yang menyebabkan gelombang perairan di lokasi pencarian tinggi, sampai saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” katanya kepada Banten Raya, Senin 20 Februari 2023.
Baca Juga: Harga Beras Premium di Pasar Badak Pandeglang Naik
Ia menjelaskan, karena terkendala cuaca buruk tim melakukan penyisiran di pesisir pantai. Menurutnya, apabila cuaca tidak mendukung maka proses pencarian akan diberhentikan terlebih dahulu.
“Cuaca buruk menjadi kendala dalam operasi SAR di Lebak Selatan. Tapi tim tetap semangat dengan melakukan penyisiran di pantai, kalau cuaca tidak mendukung pencarian akan dihentikan tapi bukan berarti ditutup, kami akan tetap melakukan pemantauan,” jelasnya.
Estu menuturkan, korban hendak mencari ikan di sekitar Muara Sungai Cisiih dengan menyeberangi muara sungai. Namun pada saat korban menyeberangi muara tersebut korban terbawa arus deras sampai ke laut dan tergulung ombak. “Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian namun sampai saat ini korban belum ditemukan,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, tim gabungan melakukan pencarian dengan cara dibagi menjadi dua tim melakukan pencarian dengan menggunakan perahu nelayan menyusuri area perairan di sekitar TKP dengan radius 6 Km dan melakukan pencarian dengan melakukan penelusuran darat dari pantai sejauh 10 Km. Sedangkan tim kedua melakukan koordinasi dengan HNSI Panggarangan dalam search area terkait dengan operasi SAR apabila terdapat tanda-tanda adanya korban.
Baca Juga: Pendekar Cisadane Diredam Borneo, Satu Pemain Persita Kena Kartu Merah
“Kami melakukan sesuai dengan rute yang telah direncanakan, akan tetapi ketika kami hendak melakukan pencarian terkadang tidak bisa menjangkau karena tingginya gelombang dan cuaca di tengang laut,” ungkapnya.
Estu menghimbau kepada para nelayan dan masyarakat sekitar apabila di temukan korban segera melaporkan kepada Basarnas Banten. “Untuk sementara ini proses pencarian masih nihil karena cuaca tidak mendukung kami terpaksa memberhentikan pencarian terlebih dahulu dilanjut besok,” tandasnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizki Pratama menyatakan, pihaknya telah menurunkan relawan untuk melakukan proses pencarian sampai saat ini.
“Memang sampai saat ini proses terkendala cuaca, apalagi sekarang masih memasuki cuaca yang disertai hujan, dan angin lebat, saya harap semua nelayan di Lebak Selatan jangan dulu melayar,” paparnya. ***



















