BANTENRAYA.COM – Abuya Muhtadi mengajak kepada masyarakat memberikan data sesuai administrasi kependudukan (adminduk) kepada pantarlih atau panitia pendaftaran pemilih saat coklit (pencocokan dan penelitian) data.
Ajakan ini disampaikan Abuya Muhtadi saat didatangi oleh pantarlih TPS 1 Desa Tanagara Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Minggu 12 Februari 2023.
Kedatangan petugas pantarlih ke Abuya Muhtadi didampingi oleh komisioner KPU RI Mochammad Afifudin, para komisioner KPU Provinsi Banten, Sekretaris KPU Banten, Ketua dan anggota KPU pandeglang beserta sekretaris.
“Saya Haji Muhtadi mengajak kepada masyarakat Pandeglang memberikan data sesuai Adminduk ke Pantarlih. Mari suskeskan Pemilu 14 Februari 2024,” ajak Abuya Muhtadi.
Baca Juga: 20 Gombalan Maut yang Bikin Pasangan Kamu Baper dan Salting, Cocok Diberikan Pas Hari Valentine
Ketua KPU Pandeglang Ahmad Suhai meyatakan, coklit dimulai Rabu 12 Februari 2023 sesuai dengan Keputusan KPU RI Nomor 27 Tahun 2023 tentang pedoman teknis penyusunan daftar pemilih dalam negeri. Katanya, pada penyelenggaraan pemilihan umum Petugas Pantarlih yang sudah di tetapkan pada tanggal 11 Februari 2023 yang jumlahnya sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) hasil dari penyusunan atau pemetaan TPS sebanyak 3.752 TPS.
“Bahan atau sumber penyusunan dari daftar pemilih berdasarkan hasil penyandingan data pemilih tetap pemilu atau pemilihan terakhir yang di mutakhirkan secara berkelanjutan dengan DP4. Dan yang dijadikan bahan untuk kegiatan pemutakhiran data atau coklit di Pandeglang sebanyak 989.161 pemilih, dengan rincian pemilih laki-laki 506.158 dan perempuan 483.003 yang tersebar di 3.752 TPS dari 35 kecamatan atau 339 Desa atau kelurahan,” kata Ahmad Sujai.
Ditambahkannya, pelaksanaan coklit dimulai sejak tanggal 12 Februari sampai dengan tanggal 14 maret 2023.
“Hari pertama coklit KPU Kabupaten Pandeglang menginstruksikan kepada seluruh Pantarlih agar mendatangi tokoh-tokoh yang ada di wilayah kerja pantarlih. Tujuannya agar para tokoh tersebut ikut serta mensosialisasikan tujuan dari coklit itu apa, alhamdulillah hari pertama,” beber Ahmad Sujai.
Ahmad Sujai juga berterimakasih atas kejadiran langsung komisioner KPU RI Bapak Mochammad Afifudin dan Para komisioner KPU provinsi Banten dalam monitoring coklit.
“Tujuan komisioner KPU RI, Provinsi dan Kabupaten melakukan monitoring kegiatan coklit agar petugas pantarlih dalam menjalankan tugasnya betul-betul sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satu prinsip dan prasyarat untuk terselenggaranya Pemilu yang demokratis adalah warga negara terdaftar sebagai pemilih tanpa diskriminasi dalam artian luas,” pungkasnya. ***


















