BANTENRAYA.COM – Antrean atau daftar tunggu haji di Kota Cilegon kini sudah mencapai 27 tahun.
Jika daftar tunggi disimulasikan, jika mendaftar haji tahun ini maka baru akan berangkat sekitar tahun 2060.
Daftar tunggu sampai 27 tahun atau setara dengan 5 kali Pilkada, di mana Pilkada dilakukan 5 tahun sekali.
Kepala Kantor Kemenag Kota Cilegon Lukmanul Hakim mengatakan, hampir setiap hari ada pendaftar haji baru, sehingga jumlah daftar tunggu ibadah haji semakin lama.
Sementara, kuota haji tidak mengalami penambahan.
“Daftar tunggu haji sekitar 27 tahun. Sementara pendaftaran ibadah haji sampai dapat kursi sekarang 25 juta, nanti saat akan berangkat baru melakulan pelunasan,” tuturnya.
Kata Lukmanul, kuota keberangkatan haji pada 2023 masih menunggu dari Kementerian Agama pusat.
Namun, informasi yang diterima akan ditambah dari tahun 2022 lalu.
“Berita yang didapat kuota akan ditambah, tetapi resminya belum turun. Kalau normal kuota Cilegon 779 jamaah haji, yang berangkat dari Cilegon 339 jamaah (2022),” katanya kepada Bantenraya.com, Selasa, 24 Januari 2023.
Baca Juga: Bantah Anies Baswedan Masuk Golongan Ektremis, Wakil Ketua Umum Nasdem : Itu Rekayasa Pembenci!!!
Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pelayanan kepada jamaah haji yang sudah melakukan pendaftaran dan melakukan manasih haji.
“Kita terus melakukan konfirmasi berita-berita terbaru ke calon jamaah haji kalau ada info dari pusat,” tuturnya.
Lukman menjelaskan, sekitar 450 jamaah haji yang seharusnya berangkat tahun 2022 namun tidak jadi berangkat karena kuota berkurang akibat covid-19, dipastikan akan berangkat pada 2023.
Baca Juga: 10 Cara Menambah Followers di TikTok dengan Gratis, Jadilah Terkenal dan Punya Banyak Uang!
“Yang berangkat tahun ini, pendaftaran sekitar tahun 2011 sama 2012,” tuturnya.
Pada 2022 lalu, kata Lukmanul, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sekitar Rp 39 juta dan Rp 35 juta.
“35 juta itu buat yang sudah melunasi pada 2021 tapi tidak diambil lagi, yang 39 juta itu yang sudah melunasi pada 2021 tetapi diambil lagi karena gagal berangkat akibat pandemi Covid-19,” terangnya.
Baca Juga: Warga Baduy Sebut Anies Baswedan Cocok Jadi Presiden 2024, Gara Gara Kesengsem Lihat Hal Ini
Pada musim haji 2023, kata Lukmanul, keberangkatan diperkirakan sekitar bulan Mei 2023.
Namun, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari Kemenag RI pusat terkait kuota dan BPIH yang harus dilunasi jamaah.
“Saat ini belum ada informasi resmi kuota haji Cilegon berapa-berapanya, BPIH juga belum ditentuin buat 2023 ini,” tuturnya. ***


















