BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kota Serang menggelontorkan sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan gedung-gedung pemerintahan dan fasilitas umum di Kota Serang.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang atau Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Serang Dadan Priatna.
Dadan Priatna mengatakan, beberapa gedung pemerintahan yang akan dibangun tahun ini di antaranya, landscape gedung kantor BPBD Kota Serang, kantor Kelurahan Sukajaya, Kelurahan Gelam, Kelurahan Bendung, kantor Kecamatan Cipocok Jaya, kantor Kecamatan Curug, dan rehab kantor Inspektorat Kota Serang.
Baca Juga: Pekerja di Bawah 2 Tahun Diminta Hengkang, PT Nikomas Gemilang Digeruduk Ratusan Buruh
“Termasuk gedung UTD PMI juga kita bangun tahun ini,” ujar Dadan Priatna, kepada Bantenraya.com, kemarin.
Sedangkan untuk fasilitas umum, Dadan Priatna menyebutkan diantaranya revitalisasi tahap kedua Masjid Agung Ats Tsauroh, dan Cipta Serang Madani PDAB yang di Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya.
“Untuk Masjid Agung Ats Tsauroh anggarannya Rp 30 miliar. Cipta Serang Madani PDAB yang di Kelurahan Dalung, juga kita akan aktifkan lagi. Kita bersihkan lagi,” ucap dia.
Baca Juga: MENARIK! 10 Ucapan Selamat Imlek 2023, Penuh Harapan dan Doa, Pas Buat Status Media Sosial
DPUPR Kota Serang telah mengalokasikan anggaran untuk bangunan gedung PMI Kota Serang dikisaran Rp 3 miliar dari APBD Kota Serang tahun 2023.
Dadan Priatna mengatakan, tahun 2023 ini pembangunan gedung PMI Kota Serang akan dilanjutkan dan telah menyiapkan anggarannya.
“Anggaran untuk pembangunan gedung PMI Kota Serang Rp 3 miliar dari APBD Kota Serang 2023,” kata Dadan Priatna.
Dadan Priatna menjelaskan, anggaran Rp 3 miliar itu diperuntukkan untuk bangunan dan akses jalannya.
“Karena memang agak masuk ke dalam dari jalan itu kami akan buat untuk akses jalan masuknya,” jelas dia.
Dadan Priatna menegaskan, di tahap pertama DPUPR Kota Serang telah melakukan pematangan lahan untuk UTD PMI Kota Serang.
Baca Juga: 15 PNS Dapat Penghargaan dari Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamerta, Ada yang Sudah 35 Tahun…
“Pematangan lahan sudah kita lakukan di tahap pertama, tapi ada juga sisanya di tahap kedua ini sisanya kita bangun. Sekarang kita lanjutkan lagi untuk akses jalan dan bangunan gedungnya,” tegasnya.
Dadan Priatna memperkirakan luas lahan untuk UTD PMI Kota Serang mencapai 3.000 meter persegi.
“Kalau untuk bangunnya paling di angka sekitar 1.500 meter persegi sampai 2.000 termasuk dengan lahan parkir dan lainnya.
Untuk sirkulasi atau manuver ambulans dan lain lain kan itu nanti untuk keluar masuknya,” terang Dadan Priatna.
Dadan Priatna menuturkan, pembangunan eks PDAB Cipta Serang Madani di Kelurahan Dalung dianggarkan hingga miliaran.
“Untuk saat ini Rp 2,5 miliar anggarannya, nanti akan kita aktifkan lagi,” tutur dia.
Dadan Priatna menerangkan, jaringan dan sistem instalasi PDAB Cipta Serang Madani akan difungsikan kembali.
“Itu buat pelayanan yang kota. Air bersih,” terangnya.
Rencananya tahun ini dibangun, dan sudah bisa menyalurkan air minum untuk di wilayah perkotaan.
“Iya tinggal nanti persiapkan untuk sistem perpipaannya. Sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya. Untuk perpipaanya kita nunggu dari Perumdam,” tandas dia. *

















