BANTENRAYA.COM – Pemutusan siaran TV analog masih berlaku dengan cara bertahap, kali ini daerah istimewah Jogjakarta terkena imbasnya pemutusan tersebut.
Imbas pemutusan saluran TV analog, masyarakat mau tak mau harus membeli perangkat tambahan agar bisa menonton siaran di TV
Alat tambahan agar tetap bisa menyaksikan siara seperti TV analog itu adalah STB (Set Top Box).
Yang jadi persoalan, harga Set Top Box di Yogyakarta melambung tinggi.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, masyarakat Yogyakarta sendiri berpengasilan Rp1,5 juta per-bulan.
Sementara harga Set Top Box di sana kini hargamya semakin gila.
Baca Juga: Utar CS Lapor ke Cecep CS Soal Perlakuan Agus dan Yayat, Ini Spoiler Preman Pensiun 7 Episode 25B
Dikutip Banteraya.com dari akun TikTok @drsukamta, keluhan masyarakat Yogyakarta akhirnya mendapatkan tanggapan dari salah satu Anggota DPR RI Sukamta, Selasa 6 Desember 2022
Ia menuturkan terkait dengan harga Set Top Box yang terus meningkat, lebih-lebih sejak diberlakukannya pemutusan akses di daerah Jogja.
Menurutnya, harga jual Set Top Box yang mencapai Rp600.000 tidak masuk akal dan sangat memberatkan masyarakat.
Baca Juga: Tuntut Kenaikan UMK, Buruh Banten Ancam Kepung KP3B Sampai Malam
Apalagi, untuk masyarakat Yogayakarta yang upah minimum provinsi (UMP)-nya hanya Rp1,5 juta.
“Sekarang harga STB Rp500 ribu-Rp600 ribu, dan itu memberatkan bagi masyarakat yang pendapatannya Rp1,5 juta per bulan dan itu banyak yang seperti itu,” katanya.
Dia menjelaskan, harusnya harga STB dapat dijaga tetap di kisaran Rp160 ribu hingga Rp200 ribu seperti sebelum ASO diberlakukan.
Baca Juga: 5 Tahap Alur Registrasi Online yang Wajib Diketahui dalam Rekrutmen Bersama BUMN dari FHCI
Sebab, dengan harga jual sebesar itu pun produsen sebetulnya dapat mengantongi keuntungan, karena ongkos produksi satu Set Top Boz hanya Rp50 ribu.
“Dulu harga Rp160 ribu-Rp200 ribu, ini kan sudah lebih dari cukup, karena harga produksi kan cuma Rp50 ribu, masa dijual Rp400-600 ribu sih,” ujarnya.
Dia pun meminta pemerintah untuk tetap mengedepankan simpati dalam mengambil kebijakan, utamanya dalam hal-hal yang berkaitan dengan urusan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Aksi Solidaritas Brasil, Dedikasikan Kemenangan untuk Pele Sang Legenda
“Yang agak simpati dikit itu, lho, terhadap masyarakat,” tegasnya.
Terlepas dari hal tersebut, masyarakat berhak mendapatkan bantuan Set Top Box gratis saat siaran TV analog dimatikan dan digantikan oleh siaran TV digital.
Cara pengambilan bantuan Set Top Box secara gratis dengan mengklik halaman Kominfo.
Jumlah distribusi set top box gratis kepada penerima manfaat masih terbilang kecil.
Ada baiknya, warga langsung jemput bola untuk mendapatkan bantuan tersebut.
Adapun sumber bantuan tersebut berasal dari stasiun TV yang juga penyelenggara multipleksing (mux), seperti Emtek Grup, Media Grup, MNC Grup.
Kemudian Transmedia, RTV, Viva Grup, Nusantara TV, dan nanti sisanya dibantu oleh Kementerian Kominfo.***



















