Minggu, 1 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

9 Objek Wisata Religi di Banten yang Cocok Dikunjungi Saat Maulid Nabi, Masjid Agung hingga Batu Qur’an

FQ Fuziarti Oleh: FQ Fuziarti
8 Oktober 2022 | 09:26
9 Objek Wisata Religi di Banten yang Cocok Dikunjungi Saat Maulid Nabi, Masjid Agung hingga Batu Qur'an

Ilustrasi untuk objek wisata yang wajib dikunjungi ketika Maulid Nabi Pexels/ Shahbaz Akram

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Biasanya saat memasuki hari Maulid Nabi, banyak pengunjung yang berdatangan ke wisata religi yang ada di Banten.

Salah satu tujuan melakukan wisata religi di Banten adalah untuk berziarah ke makam leluhur.

Ziarah kubur menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh umat muslim di Indonesia untuk mendoakan yang telah meninggal, juga sebagai pengingat kematian.

Baca Juga: Mengenal Joko Kendil, Musafir Viral di TikTok yang Mengaku Mengendarai Harimau Putih

Berikut ini inspirasi objek-objek wisata religi di Banten yang dapat kamu kunjungi.

1. Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten salah satu tempat yang sangat terkenal dikalangan peziarah untuk dikunjungi. Kabarnya, Masjid Agung didirikan oleh Sultan Maulana Hasanudin pada tahun 1552 sampai 1570.

Berlokasi di Jalan Banten Lama, Serang Banten, saat ini Masjid Agung menjadi bagian dari cagar budaya.

Hal ini membuat banyak wisatawan tertarik dan ingin mengetahui tentang sejarahnya. di dekat masjid ini terdapat banyak makam tokoh pejuang yang dahulu berperang melawan Belanda.

Di antara pejuang tersebut ada Sultan Maulana Hasanuddin dan istrinya, pangeran Ratu, Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Abu Abdul Nasir Abdul Qohhar, Sultan Maulana Muhammad dan Sultan Zainul Abidin.

Baca Juga: Sepak Bola Indonesia Resmi Lepas dari Sanksi FIFA, Diumumkan oleh Presiden Jokowi

2. Masjid Agung Tanara

Menurut informasi, Masjid Agung Tanara menjadi tempat peninggalan dari Sultan Maulana Hasanuddin yang dahulu menjadi rapa pertama di Banten.

Konon katanya, jejak dakwah islam Banten pertama kali terjadi di Masjid Agung Tanara.

Memiliki bentuk unik dan klasik, Masjid ini mampu menarik perhatian pengunjung untuk datang.

Bertempat di Kampung Tanara, Serang Banten, jarak masjid ini tidak jauh dari kediaman Wakil Presiden Kiyai Ma’aruf Amin.

Baca Juga: Bintang Manchester City Erling Haaland disebut-sebut manusia robot dan Diminta Keluar dari Inggris

3. Wisata Makam Syekh Abdul Jabbar

Syekh Abdul Jabbar menjadi ulama yang berpengaruh besar dalam pembentukan Kabupaten Pandeglang, rupayanya beliau tdak sendiri dan dibantu oleh Sultan Syarif Hidayatullah.

Lokasi pemakaman ini berada di Kampung Pasir Kecapi, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Karangtanjung Pandeglang, Banten.

Hal yang harus diperhatikan oleh pengunjung saat berziarah yaitu kapasitas makam yang hanya bisa menampung kurang lebih 20 orang di setiap kunjungan.

Pengunjung yang datang bersama rombongan diharapkan dapat tertib dan kondusif agar tempat Makam Syekh Abdul Jabbar tetap terjaga.

Baca Juga: Sayangkan Penggunaan Gas Air Mata, Ahmad Bustomi Ungkap Senjata Polisi yang Ditakuti Aremania

4. Batu Qur’an

Selanjutnya wisata religi yang bisa dikunjungi saat Maulid Nabi adalah Batu Qur’an yang terletak di bawah kaki Gunung Karang, Pandeglang.

Tempat yang banyak di kunjungi oleh wisatawan ini memiliki sebuah kepercayaan bahwa hanya orang memiliki ilmu tinggi yang bisa melihat tulisan Al-Qur’an.

Menurut cerita, penamaan Batu Qur’an berasal dari munculnya batu besar yang bertuliskan Al-Qur’an di tempat itu. Tapi jika diperhatikan lebih dalam, tak muncul tulisan terpampang di sisi batu tersebut.

Cerita lain ialah batu itu ada sebagai penghalang keluarnya air yang terus mengalir dari dalam tanah.

Masyarakat Banten percaya bahwa tempat itu dulunya merupakan bekas kaki dari Syekh Maulana Mansyuruddin. Karena saat hendak pergi haji, beliau sempat menginjakkan kaki di lokasi itu.

Kejernihan air menjadi salah satu daya tarik pengunjung untuk datang ke Batu Qur’an.

Baca Juga: Airlangga dan Puan Memang Sudah Bertemu tapi PDIP Tetap Sulit Masuk Koalisi KIB

5. Abuya Ahmad Histomi

Abuya Ahmad Histomi mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan agama islam, Selain itu, beliau juga mendirikan pesantren Al-Hidayah.

Ketika acara haul Buya Histomi selalu ramai dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti anggota DPR RI. Membuktikan bahwa banyak masyarakat ingin mengetahui sosoknya.

Untuk okasi pemakama Abuya Ahmad Histomi terletak di Cisantri, Pandeglang. Banten.

Baca Juga: Rossa Bagikan Momen Video Call dengan Lesti Kejora, Warganet: Tatapannya Sedih, Senyumnya Kaku

6. Makam Syekh Muhammad Sholeh

Makam ini terletak di Gunung Santri Bojonegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten.

Syekh Muhammad Sholeh merupakan Santri dari Sunan Ampel, setelah mendapat banyak ilmu agama, beliau lalu menemui Sultan Syarif Hidayatullaj atau lebih populer dikenal Sunan Gunung Jati (Orang tua dari Sultan Hasanudin) yang pada saat itu menjadi penguasa Cirebon.

Syekh Muhammad Sholeh meninggal di usia 76 tahun dan sebelum meinggal, beliau berpesan kepada santrinya bahwa ingin dimakamkan di Gunung Santri.

Baca Juga: Anies Baswedan Puji Pemerintahan SBY ketika Bertemu dengan AHY, Tanda Jadian?

7. Makam Syekh Maulana Mansyuruddin

Wisata religi kali ini berlokasi di daerah Cikaduen, Saketi, Pandeglang, Banten.

Syekh Maulana Mansyuruddin merupakan sosok populer dengan sebutan Sultan Haji. Beliau adalah putra dari Sultan Agung Abdul Fatah Tirtayasa (Raja Banten ke 6).

Pada zamannya, beliau menyebarkan ajaran agama silam ke selatan pesisir laut dan berbagai daerah terutama Banten.

Meninggal dunia pada tahun 1672 M. Beliau dimakamkan di Cikaduen, Saketi, Pandeglang, Banten.hingga saat ini, makam beliau sering dikunjungi oleh penziarah dan dikeramatkan.

Baca Juga: Siapkan Inovasi, Posyantek Kotasari Diberikan Penguatan Kelembagaan

8. Makam KH. Asnawi

KH. Asnawi yang biasa disebut Mama Asnawi merupakan seorang pejuang dan masih keturunan ke 17 dari Sultan Ageng Mataram atau Raden Fattah.

Lokasi makam beliau terletak di Kampung Caringin, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten.

KH. Asnawi dikenal sebagai seorang ulama dan Jawara yang sakti yang disegani oleh Belanda.

Ketika beliau wafat, banyak penziarah baik dari wilayah Banten maupun luar daerah berdatangan.

Bahkan terdengar cerita dari penziarah yang melihat Bahwa Masjid Salagiah Caringin mengeluarkan cahaya memenuhi ruangan.

Menurut sejarah, Masjid Caringin sudah mencapai usianya hampir 200 tahun.

BACAJUGA:

Cukup 4 Bahan! Resep Es Kopi Susu Gula Aren Mudah dan Enak yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Skema Kopi Reborn, Coffee Shop Favorit Anak Muda di Kabupaten Lebak

24 Agustus 2025 | 17:47
300 Anak Ikuti Kids Cooking Class di Swiss Belinn Modern Cikande

300 Anak Ikuti Kids Cooking Class di Swiss Belinn Modern Cikande

21 Agustus 2025 | 17:40
Tiga Hotel Aston di Banten Rayakan HUT ke 80 RI Bersama Para Tamu

Tiga Hotel Aston di Banten Rayakan HUT ke 80 RI Bersama Para Tamu

19 Agustus 2025 | 09:32
Cuti Bersama HUT RI ke 80, Berkah Tersendiri Bagi Hotel dan Pelaku UMKM di Pantai Anyer

Cuti Bersama HUT RI ke 80, Berkah Tersendiri Bagi Hotel dan Pelaku UMKM di Pantai Anyer

18 Agustus 2025 | 14:00

Baca Juga: Yuk Diintip Berapa Banyak Daftar Kekayaan Dendi Ramadhon Bupati Pesawaran

9. Syekh Waliyudin

Objek wisata religi yang selalu ramai untuk dikunjungi oleh wisatawan adalah Pulau Cangkir di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tanggerang.

Sepanjang jalan menuju makam, mata disuguhkan oleh pemandangan hutan mangrove dan pengunjung dapat melihat secara langsung kehidupan nelayan,

Berdasrkan cerita masyarakat, di dalam pulau Cangkir ada makam seorang ulama besar bernama Panggeran Jaga lautan atau Syekh Waliyuddin.

Mengenai asal usulnya, dahulu pulau tersebut hanya daratan yang terpisah dari pulau Jawa. Hingga akhirnya masyarakat membuat jalan untuk mempermudah penziarah yang datang.

Baca Juga: Petugas Kebencanaan Kerahkan Perahu Karet Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Pembuatan jalan berlangsung pada tahun 1995, didasari dari hasil swadaya penduduk setempat dengan pengurus situs sejarah.***

Editor: Administrator
Tags: Batu Qurandikunjungi
Previous Post

Yuk Diintip Berapa Banyak Daftar Kekayaan Dendi Ramadhona Bupati Pesawaran

Next Post

Dua Tokoh Saling Bertemu, Anies dan AHY Jadi Duet?

Related Posts

Cukup 4 Bahan! Resep Es Kopi Susu Gula Aren Mudah dan Enak yang Jadi Google Doodle Hari Ini
Wisata & Kuliner

Skema Kopi Reborn, Coffee Shop Favorit Anak Muda di Kabupaten Lebak

24 Agustus 2025 | 17:47
300 Anak Ikuti Kids Cooking Class di Swiss Belinn Modern Cikande
Wisata & Kuliner

300 Anak Ikuti Kids Cooking Class di Swiss Belinn Modern Cikande

21 Agustus 2025 | 17:40
Tiga Hotel Aston di Banten Rayakan HUT ke 80 RI Bersama Para Tamu
Wisata & Kuliner

Tiga Hotel Aston di Banten Rayakan HUT ke 80 RI Bersama Para Tamu

19 Agustus 2025 | 09:32
Cuti Bersama HUT RI ke 80, Berkah Tersendiri Bagi Hotel dan Pelaku UMKM di Pantai Anyer
Wisata & Kuliner

Cuti Bersama HUT RI ke 80, Berkah Tersendiri Bagi Hotel dan Pelaku UMKM di Pantai Anyer

18 Agustus 2025 | 14:00
Spesial HUT RI ke-80, Sixty Coffee & Eatery Tawarkan Paket Hemat Serba Rp80 Ribu
Wisata & Kuliner

Spesial HUT RI ke-80, Sixty Coffee & Eatery Tawarkan Paket Hemat Serba Rp80 Ribu

16 Agustus 2025 | 14:00
4 Fakta Menarik Pantai Oetune, Surga Tersembunyi di NTT dengan Pesona Gurun Pasir Putih dan Ombak yang Memikat
Wisata & Kuliner

4 Fakta Menarik Pantai Oetune, Surga Tersembunyi di NTT dengan Pesona Gurun Pasir Putih dan Ombak yang Memikat

12 Agustus 2025 | 08:00
Load More

Popular

  • Seremonial purna tugas Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid Jumat (27/2/2026) dihadiri Gubernur Banten Andra Soni. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

    Pensiunnya Kepala Distan Banten Agus Tauchid Jadi Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitra Strategis Pemerintah, Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Serang Periode 2026-2031 Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Budi Rustandi Tegaskan Pemkot Serang Tidak Zalim, Gaji Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Telah Dibayar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yandri Susanto Minta PAN Kota Cilegon Menangi Pileg 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBMI Soroti Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Temukan Tidak Ada Flagman dan Foreman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spoiler Undercover Miss Hong Episode 14: Jung Woo Setujui Kerja Sama dengan Geum Bo?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

israel

Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

1 Maret 2026 | 21:35
Ilustrasi jalan minim penerangan. (Freepik.com/ wirestock)

Jalur Wisata di Provinsi Banten Masih Minim Penerangan

1 Maret 2026 | 20:34
Kondisi perbaikan jalan akses mudik lebaran yang hanya tambal sulam dengan pengaspalan. (Uri/banten raya)

Perbaikan Jalan Akses Mudik Cilegon Hanya Tambal Sulam, H-10 Diklaim Selesai

1 Maret 2026 | 20:27
Kondisi JLS yang tengah dilakukan pembangunan dan ditarget selesai pada H-10 mudik lebaran 2026. (Diskominfo Cilegon)

Perbaikan JLS Cilegon Ditarget H-10 Mudik Lebaran, Progres Diklaim Jalan 60 Persen

1 Maret 2026 | 20:21

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda