BANTENRAYA.COM – Semburan Lava dalam sepekan sering terlihat di Gunung Merapi Yogya.
Gunung Merapi adalah salah satu gunung api aktif di pulau Jawa yang pernah erupsi dimasa lampau dengan matinya juru kunci terkenal yaitu Mbah Maridjan.
Gunung yang pernah meletus tahun 2006 dalam sepekan sering memuntahkan lava sebanyak 13 kali tercatat dari tanggal 9 hingga 15 September 2022.
Mengutip Antara, Menurut Agus selaku kepala BPPTKG keluarnya lava dari Gunung Merapi mempunyai jarak luncur maksimal 1.800 meter dan mengarah ke sungai Bebeng.
“Minggu ini guguran lava teramati sebanyaj 13 kali kea rah barat daya dominan ke sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter,” Ucap Agus Budi Santoso selaku kepala BPPTKG.
Deles5 dan Ngepos tampak tidak ada aktivitas pembentukan kubah lava, hal itu setelah dilakukan pemantauan di Stasiun kamera Tunggularum.
1.624.000 meter kubik volume Merapi terhitung masih sama dan pada kubah ditengah memiliki volume sebesar 2.772.00 meter kubik.
Kepala BPPTKG itu juga menjelaskan hitungan gempa Merapi juga masih mempunnyai skala yang tinggi.
Sementara informasi lain mengungkapkan bahwa Gunung Merapi saat ini mengalami pemendekan jarak 0,7 cm perhari yang dipantau melalui alat EDM dan GPS.
Baca Juga: Waduh, Cecep Datang Sendirian ke Markas Remon Preman Pensiun 6 hingga Bakal Dikeroyok 4 Orang
“Pada minggu ini tidak dilaporkan terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” kata Agus Budi.
Level III atau Siaga pada Merapi telah dicetuskan BPPTKG, hingga penulisan artikel ini dibuat.
Pada arah Selatan Barat Daya bisa terkena imbas dari guuguran lava Merapi (sejauh maksimal 5Km) dan daerah yang mengalami diantaranya Sungai Boyong dan Sungai Bedog, Krasak dan Bebeng dengan jalur luncur (sejauh maksimal 7Km).
Baca Juga: Waduh, Cecep Datang Sendirian ke Markas Remon Preman Pensiun 6 hingga Bakal Dikeroyok 4 Orang
Untuk arah Tenggara bisa juga terkena dampak dari guguran lava Merapi diantaranya sungai Woro (Sejauh 3Km) dan sungai Gendol (Sejauh 5Km). ***




















