BANTENRAYA.COM – Nama pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Kota Serang yang dicatut oleh partai politik (parpol) lain.
Lantaran hal tersebut, pengurus PKS Kota Serang datangi kantor KPU Kota Serang, Jalan KH. Abdul Fatah Hasan, Sumurpecung, Kota Serang, untuk mengklarifikasi, Senin, 5 September 2022.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPC PKS Kecamatan Serang Oman Fathurahman bersama Tim Kesekretariatan DPD PKS Kota Serang.
Baca Juga: Keluhkan Kenaikan BBM, Penumpang Merasa Tarif Lama Angkot Mahal Apalagi Kalau Naik
Romobingan PKS Kota Serang ini datang ke KPU Kota Serang untuk mengklarifikasi terkait adanya salah satu anggota PKS bernama Edy Saputra yang dicatut namanya oleh parpol lain.
“Kami datang dengan menghadirkan langsung anggota PKS, Pak Edy Saputra ke KPU untuk memberikan klarifikasinya,” kata Oman Fathurahman.
Sementara itu Divisi Hukum KPU Kota Serang Patrudin yang menerima kehadiran perwakilan PKS Kota Serang ini langsung bertanya kepada Edy.
Baca Juga: Imbas Harga BBM Naik, Sopir Angkot Serang Minta Penyesuaian Tarif
“Bapak Edy kami mau mengklarifikasi nama Anda ada kegandaan di Partai Buruh dan di PKS. Bapak anggota partai mana?” tanya Fatrudin.
Edy Saputra pun menjawab dengan tegas. “Saya menyatakan bahwa saya adalah anggota PKS Kota Serang dan tidak tergabung di partai lain,” jawabnya.
Edy mengaku merasa heran mengapa nama dan tanda tangan dirinya dicatut dan dipalsukan oleh Partai Buruh di Kota Serang.
Baca Juga: Up Date Harga Tiket Bus di Terminal Kampung Rambutan Setelah Pemerintah Menaikkan Harga BBM
“Saya heran kenapa nama dan tandatangan saya bisa dicatut dan dipalsukan oleh Partai Buruh, padahal saya tidak pernah mendaftar partai tersebut,” kata dia.
Sementara itu, Fauzan, perwakilan dari tim Kesekretariatan DPD PKS Kota Serang, mengungkapkan, masih banyak anggota PKS Kota Serang yang memiliki keanggotaan ganda dengan partai lain.
Namun, dia belum mendapatkan angka pastinya.
Baca Juga: Up Date Harga Tiket Bus di Terminal Kampung Rambutan Setelah Pemerintah Menaikkan Harga BBM
“Kami mendapat laporan dari beberapa anggota PKS lain bahwa mereka juga dicatut namanya oleh partai lain. Untuk itu kami akan terus usut dan jika perlu akan kami laporkan ke Bawaslu,” ujar Fauzan. ***



















