BANTENRAYA.COM – Siapa menduga pikiran seseorang bisa berubah drastis dalam waktu singkat.
Adalah Damian Oliver, pemain dari klub Liga Inggris Crystal Palace yang tiba-tiba mundur dari dunia sepak bola dan memilih menjadi pemain film porno.
Karir Damian Oliver memang tidak semulus yang diharapkan.
Damian Oliver pernah masuk penjara, sampai akhirnya perjalanan nasib mengantarnya ke dunia lain film porno.
Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Hari Sungai Nasional 2022 dengan Tampilan Elegan, Pilih Sendiri Desainnya
Sebagai bintang film porno, dia harus melangsungkan pengambilan gambar selama enam jam nonstop.
Dari aktivitas yang penuh dengan keringat itu, dia mendapatkan bayaran sebesar 150 pounds, atau setara dengan Rp2,7 juta.
Tak hanya itu saja, saat membagikan ceritanya itu dalam sebuah siniar atau podcast yang berjudul ‘Anything Goes with James English’ itu, dia juga menyebut bahwa pengalaman pertamanya sangat mengerikan.
Baca Juga: Sempat Ancur-Ancuran di Masa Covid 19, Omzet Penjual Gordyn di Serang Berangsur Normal
“Itu sangat menakutkan. Saat berada di set pertama saya, juru kamera di sana adalah seorang Irlandia besar dengan kepala botak,” kata Damian Oliver dilansir Bantenraya.com dari akun instagram damianoliverofficial.
“Kameramennya adalah orang botak dari Irlandia, ia cukup menakutkan. Aku harus mengeluarkan penisku di depannya dan mulai bercinta.”
Situasi itu membuat Damian Oliver mengaku jadi sulit melakukan pekerjaannya dengan maksimal, walaupun beruntung karena lawan mainnya “baik” sehingga adegan itu pun pada akhirnya bisa terlaksana.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 38 Dibuka, Masih Ada Cuan yang Bisa Didapat!
Damian Oliver dengan blak-blakan menyebut bahwa pada awalnya ia menekuni dunia tersebut semata-mata demi menambah pemasukan, seraya menggeluti profesi lain sebagai pelukis dan dekorator.
Namun, hal itu berubah setelah dirinya berjumpa Sophie Anderson, sosok bintang porno lain yang kini menjadi pasangannya.
Di sisi lain, Damian Oliver juga menegaskan bahwa dunia yang ia geluti saat ini nyatanya berbeda dari perkiraan banyak orang yang tahu profesinya. Jadi bintang film porno tidak seenak perkiraan.
“Ketika aku di Crystal Palace, aku tahu bisa mendapatkan lebih banyak uang jika saja terus bersama mereka. Dulu aku juga jago berkelahi, mungkin saja itu bisa membuatku menggeluti profesi lain,” ujar Oliver.
“Aku lihai dalam kedua hal tersebut, tapi pada saat itu aku berpikir jadi bintang film porno akan enak banget. Tapi ternyata tidaklah seenak pikiran orang-orang.”
Dia merasakan ketakutan saat mengingat pemotretan tanpa baju saat memerankan sebagai aktor film panas.
“Itu menakutkan, berada di set pertama saya, juru kamera ada seorang Irlandia botak besar, dia cukup menakutkan – saya harus melakukannya keluarkan kelaminku di depannya.”
“Itu seperti lantai laminasi, dan saya telanjang bulat dan berkeringat, dan saya terpeleset dengan keringat saya sendiri.”
“Orang-orang biasa berkata kepada saya, ‘Lagi pula, Anda melakukan semuanya’, karena mereka tahu saya biasa tidur dengan perempuan, saya adalah seorang pemain, dan mereka berkata, ‘Anda mungkin juga dibayar untuk itu’.
Tapi itu tidak sampai saya memiliki kepercayaan diri untuk benar-benar melakukannya, bahwa saya menyadari itu adalah permainan bola yang sangat berbeda.”*




















