BANTENRAYA.COM — Tagar Boikot India menggema di media sosial Twitter usai keluarnya pernyataan politisi India yang menghina Nabi Muhammad SAW.
Saat dilihat Bantenraya.com pada Senin malam, 6 Juni 2022, tagar Boikot India sampai dengan pukul 21.53 WIB sudah digunakan sebanyak 7.748 kali.
Diketahui, juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma dan Pemimpin BJP Delhi Naveen Kumar Jindal menyampaikan pernyataan yang menghina Nabi Muhammad SAW dalam sebuah debat di televisi Indian Times Now pada tanggal 26 Mei 2022.
Dalam kesempatan itu, Sharma mengatakan, “Nabi Muhammad menikahi seorang gadis berusia enam tahun dan kemudian berhubungan seks dengannya pada usia sembilan tahun,” kata Sharma dalam video tersebut.
Baca Juga: Wabup Serang: Desa Tidak Boleh Sekehendak Hati Gunakan Dana Desa
Warganet pun menyampaikan kekesalan mereka terhadap India yang telah menghina Nabi Muhammad SAW.
“Sejak dari kemarin gempar berita India ngerasis-in muslim di sana. Sejak saat itu gua udah nggak pernah nonton film dan lagu-lagu India, padahal suka banget. Kecewa karena rasisnya makin parah,” tulis akun @ayas_snbri.
“Dikecam banyak negara. Yang kau hinakan itu manusia nomer 1 yang paling berpengaruh di dunia bung jangan lupa itu,” kata akun @nickspegal9yaho.
“Negara Indonesia emang banyak kekurangan tetapi saat kayak gini gua bersyukur jadi orang Indonesia karena toleransinya bagus, ras dan beda-beda agama tapi masih saling menghargai walaupun emang kadang ada oknum rasis tapi setidaknya nggak kayak di India yang terang-terangan saling benci satu sama lain,” kata akun @Teumquinn. ***


















