BANTENRAYA.COM – Rumah Sakit atau RS Mata Achmad Wardi yang berlokasi di Kota Serang, Banten, menargetkan menjadi rumah sakit rujukan penyakit mata se-Provinsi Banten.
Cita-cita ini sejalan dengan keinginan agar RS Mata Achmad Wardi dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang lebih luas lagi.
Dirut RS Mata Achmad Wardi BWI DD Moh Badrus Sholeh menjelaskan, selama ini RS Mata Achmad Wardi turut serta mengambil andil dalam menyediakan pelayanan kesehatan mata.
Baca Juga: Lirik Lagu Dirimu Satu dari Rizky Febian, Soundtrack Series My Lecturer My Husband Season 2
Tentunya pelayanan yang berkualitas untuk seluruh masyarakat, khususnya wilayah Banten dan sekitarnya.
Untuk menambah kebermanfaatan yang luas, Rumah Sakit Mata Wakaf berikhtiar untuk menjadi rumah sakit rujukan penyakit mata se-Provinsi Banten di tahun 2025.
“Harapannya akan semakin banyak masyarakat merasakan manfaat dari rumah sakit wakaf ini sehingga dapat membantu mengurangi prevalensi kebutaan di Indonesia,” ujar Sholeh, Jumat, 27 Mei 2022.
Baca Juga: Lirik Lagu Ribuan Hati dari Rizky Febian, Soundtrack Series My Lecturer My Husband Season 2
RS Mata Achmad Wardi merupakan Rumah Sakit Khusus Mata dari Program Dompet Dhuafa dan Badan Wakaf Indonesia.
RS Mata Achmad Wardi yang diresmikan tahun 2018 itu beroperasi di wilayah Serang, Provinsi Banten, yang khusus memberikan pelayanan kesehatan mata.
Sholeh mengungkapkan, banyak program sosial yang diselenggarakan RS Mata Achmad Wardi mulai dari operasi katarak gratis, pemberian kacamata gratis, operasi retina, dan glaukoma gratis untuk dhuafa.
Baca Juga: Banjir Meluas, Rumah Warga di Kampung Sindangrahayu Pandeglang Terendam Luapan Kali Cilemer
Ini semua bisa dirasakan bukan hanya dari masyarakat Kota Serang, Banten, melainkan seluruh wilayah Indonesia bisa mendapatkan fasilitas ini semua.
“Dengan adanya dukungan dari banyak pihak baik itu pemerintah maupun non pemerintah,” ujar Sholeh.
Belum lama ini, RS Mata Achmad Wardi menyabet penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI).
RS Mata Achmad Wardi mendapatkan penghargaan sebagai RS Mata Wakaf Pertama di Indonesia.
Direktoran Kesehatan Dompet Dhuafa Erwin Muhtaruddin mengatakan, Dompet Dhuafa selalu berperan aktif untuk terus mengembangkan aset yang ada di RS Mata Achmad Wardi sehingga banyak masyarakat yang terbantu khususnya para dhuafa.
Aset wakaf yang dimiliki Dompet Dhuafa cukup banyak, salah satunya adalah RS Mata Achmad Wardi.
Baca Juga: Berduka Atas Wafatnya Buya Syafii, Puan: Indonesia Kehilangan Sosok Guru Bangsa
“Kita bekerja sama dengan BWI untuk terus berikhtiar dalam membangun dan menambah kebermanfaatan dari aset wakaf ini,” ujar Erwin.
Erwin menyatakan, masyarakat juga bisa berkontribusi dalam program sosial di RS Mata Achmad Wardi.
Sehingga akan ada lebih banyak masyarakat yang terbantu dengan wakaf di rumsah sakit ini.
Baca Juga: UPDATE HILANGNYA ANAK RIDWAN KAMIL, Pencarian Kini Dilakukan di Permukaan dan Bawah Sungai Aare
Dengan program di rumah sakit ini, masyarakat yang awalanya tidak bisa melihat dengan jelas atau aktivitasnya terganggu karena penglihatan kurang baik setelah mendapat perawatan melalui program operasi katarak gratis di RS Mata Achmad Wardi bisa kembali melihat dengan jelas.
“Semua itu berkat orang-orang baik yang mau menyisihkan uangnya dan berwakaf untuk RS Mata Achmad Wardi,” tuturnya. ***














