BANTENRAYA.COM – Sebenarnya Lebaran 2022 jatuh pada tangga berapa? Apakah tanggal 2 atau tanggal 3 Mei 2022.
Tekait penetapan tanggal Lebaran 2022 Kementerian Agama (Kemenag) telah memberikan jawabannya.
Seperti diketahui, Muhammadiyah sendiri telah menetapkan 1 Syawal 1443 Hijriah atau Lebaran 2022 pada tanggal 2 Mei 2022.
Baca Juga: Gratis, 10 Link Twibbon Gratis Peringati HUT Sulawesi Tenggara 58, Desain Elegan dan Kekinian
Hal itu tertuang dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal dan Zulhijah 1443 Hijriah.
Dalam maklumat tersebut dipaparkan, pada hari Sabtu Legi, 29 Ramadan 1443 Hijriah bertepatan dengan 30 April 2022 M, ijtimak jelang Syawal 1443 H belum terjadi.
Ijtimak terjadi esok harinya, Ahad Pahing, 30 Ramadhan 1443 H bertepatan dengan 1 Mei 2022 M pukul 03:31:02 WIB.
Tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta (f = -07° 48¢ LS dan l = 110° 21¢ BT) = +04° 50¢ 25² (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam itu bulan berada di atas ufuk.
Umur bulan Ramadhan 1443 Hijriah 30 hari dan tanggal 1 Syawal 1443 Hijriah jatuh pada hari Senin Pon, 2 Mei 2022 masehi.
Selain itu, BMKG juga telah merilis adanya potensi hilal 1 Syawal atau Lebaran 2022 sudah terlihat pada 1 Mei 2022 sore.
Baca Juga: H-5 Lebaran, Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Merak Mengluar Hingga Jalan Tol
“Berdasarkan data-data tersebut di atas, pengamatan rukyat hilal pada 1 Mei 2022 hilal berpotensi terlihat (teramati), namun tergantung kondisi cuaca saat pengamatan di setiap lokasi pengamatan,” kata Rahmat melalui keterangan tertulis, Jumat 22 April 2022.
Sementara itu, dikutip Bantenraya.com dari lama Kemenag, Kemenag akan menggelar sidang isbat (penetapan) 1 Syawal 1443 Hijriah pada 1 Mei 2022 petang.
Sidang yang berlangsung di Auditorium HM Rasjidi Kementeran Agama ini akan didahului dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal yang disampaikan Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag.
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menjelaskan, sidang isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal.
Secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Syawal jatuh pada Ahad, 1 Mei 2022 M atau bertepatan dengan 29 Ramadan 1443 Hijriah.
“Pada hari rukyat, 29 Ramadan 1443 Hijriah, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk,” tuturnya.
Baca Juga: Anies Baswedan: Sirkuit Formula E Hampir Tuntas, Siap Jadi Tuan Rumah Acara Internasional
“Dan di atas kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura) yaitu di atas 3 derajat,” katanya.
Sementara, kata Kamaruddin, awal Syawal 1443 Hijriah atau Lebaran 2022 menunggu hasil rukyatul hilal.
“Kemenag akan menggelar rukyatul hilal pada 99 titik di seluruh Indonesia,” katanya.
Baca Juga: Manchester City Lawan Real Madrid Hujan Gol, City Menang
“Rukyatul hilal tersebut akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi lain,” imbuhnya.
“Hasil rukyatul hilal yang dilakukan ini selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan sidang isbat awal Syawal 1443 Hijriah,” pungkasnya. ***

















