BANTENRAYA.COM – Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) kini memperbolehkan masyarakat untuk melaksanakan mudik Lebaran 2022 atau 1443 Hijriah.
Meski demikian, Presiden Jokowi memberikan syarat agar mereka yang mudik harus sudah melaksanakan vaksin dosis kedua dan vaksin booster.
Aturan mudik tersebut lantas saja menjadi perdebatan di dunia maya, meski Presiden Jokowi mempersilakan untuk mudik namun mereka mengkritisi persyaratan yang dibutuhkan.
Baca Juga: Pelabuhan Merak Padat Dua Hari Jelang Ramadhan, Truk Antre Belasan Jam
Warganet membandingkan aturan mudik dengan event MotoGP di Sirkuit Mandalika, Provinsi Nusa Tengggara Barat (NTB).
Sebab, syarat nonton MotoGP Mandalika pada 20 Maret 2022 lalu tak perlu diikuti dengan vaksin booster.
Menanggapi hal tersebut Presiden Jokowi melalui Instagram @jokowi yang diunggah Rabu 20 Maret 2022 meminta agar masyarakat tak membandingkan hal tersebut.
Baca Juga: Link Download Game Minecraft Pocket Edition Aman dan Gratis untuk Para Pengguna Android
“Jadi, janganlah dibandingkan dengan acara-acara yang lain, misalnya MotoGP Mandalika yang penontonnya 60 ribu orang,” tulis akun @jokowi seperti dikutip Bantenraya.com, Kamis 31 Maret 2022.
Menurutnya, jumlah penonton MotoGP Mandalika tak sebanding dengan masyarakat yang akan mudik pada Lebaran nanti.
“Menurut data yang saya terima, setidaknya 79 juta orang menyatakan hendak mudik pada Lebaran tahun ini. Ini jumlah yang tidak sedikit,” katanya.
Baca Juga: Setelah Melawan Azka Corbuzier, Vicky Prasetyo Tetap Ingin Melawan Deddy Corbuzier
Mantan Walikota Solo itu juga mengungkap alasan mengapa ada perbedaan syarat untuk nonton MotoGP Mandalika dan mudik Lebaran.
Diungkapkannya, mudik Lebaran melibatkan sangat banyak orang sehingga penanganannya harus hati-hati.
“Penanganan pemudik dalam jumlah besar ini harus hati-hati. Calon pemudik sudah harus menerima vaksinasi yang lengkap dan vaksin penguat (booster),” tuturnya. ***

















