BANTENRAYA.COM – Sebanyak 400 petani di Desa Pegadingan, Kecamatan Kramatwatu menggeluti usaha budidaya tanaman sayur mayur seperti kangkung, sawi, dan seledri.
Desa Pegadingan menjadi salah satu desa penghasil sayur mayur berkualitas terbesar di Kabupaten Serang.
Sekretaris Desa Pegadingan Abdul Rohman mengatakan, potensi tersebesar di wilayahnya adalah pertanian sehingga banyak masyarakatnya yang lebih memilih menjadi petani sayur mayur.
BACA JUGA: Pembangunan Puskesmas Grogol Butuh Rp15 Miliar, Ada Layanan IGD 24 Jam
“Selain pertanian padi, para petani di kita banyak yang menanam sayur-sayuran. Bahkan menjadi wilayah penghasil sayur-sayuran terbesar di Kramatwatu,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.
Adapun jenis sayuran mayur yang dihasilkan oleh para petani berupa kangkung, sawi, bayam, seledri, kemangi dan lain sebagainya.
“Tanaman padi itu bisa dipanen per tiga bulan. Maka untuk menyambung hidup para petani sebagian lahannya di tanami sayuran yang bisa dipanen dalam jangka waktu satu bulan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Hukum Sikat Gigi Saat Puasa Ramadan, Begini Penjelasan Selengkapnya
Rohman menuturkan, luas lahan yang ditanami sayur mayur kurang lebih 15 hektare dan mampu menghasilkan satu ton sayuran dalam setiap kali musim panen.
“Kurang lebih ada 15 hektare lahan yang ditanami sayuran. Cuma lahannya terpisah di berbagai kampung karena petaninya juga lumayan banyak,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, setelah dipanen sayur mayur yang dihasilkan oleh para petani tersebut langsung dikumpulkan kepada para pengepul yang ada di desanya.
“Kemudian para pengepul itu menjualnya ke berbagai pasar. Bahkan penjual sayur mayur yang ada di Pasar Induk Rau itu juga banyak warga Desa Pegandikan. Kualitas sayurannya juga bagus-bagus,” paparnya. ***
















