BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar memastikan pada 2026 akan membangun Puskesmas Grogol dengan layanan IGD 24 jam.
Untuk merealisasikan pembangunan Puskesma Grogol, Pemkot Cilegon akan menggelontorkan anggaran hingga sebesar Rp15 miliar pada APBD 2026.
Robinsar menjelaskan, bangunan Puskesmas Grogol yang ada sekarang tidak representatif karena ada di pojokan, akses sulit dan parkir sempit.
Untuk itu sudah ada lahan tingga dibangunkan Kembali Gedung Puskesmas yang baru.
“Sudah ada lahannya tinggal dibangun, di puskesmas itu kurang lebih Rp15 miliar dan rencana sudah penyusunan berkas dan tahun ini akan diselesaikan dan tahun ini harus selesai dan harus operasi IGD 24 jam,” katanya, Kamis 26 Februari 2026.
Robinsar menyampaikan, nantinya para warga bisa menginap jika kondisinya sakit tidak parah dan masih sangat ringan.
BACA JUGA: Wacana Revitalisasi Pasar Kranggot Disorot, DPRD Kota Cilegon Minta Sertifikasi Aset Dituntaskan
“Bisa dirawat disini jika ringan. Kan sekarang di RS itu tidak boleh dirawat kalau bukan penyakit berat,” ujarnya.
Di sisi lain, tegas Robinsar, pihaknya juga sudah memiliki 7 puskesmas dengan pelayanan persalinan 24 jam. Dimana, jika warga ingin bersalin bisa datang dan akan dilayani selama 24 jam.
“Kita meresmikan program pelayanan bersalin 24 jam, jadi secara sarana prasarana belum lengkap kita lengkapi, sudah direhab dan bisa pelayanan bersalinan. Hari ini saya resmikan Puskesmas Jombang dan Puskesmas Pembantu Kecamatan Purwakarta,” ucapnya.
Robinsar mengungkapkan, Masyarakat Kota Cilegon secara perekonomian tidak semua menengah ke atas, banyak juga yang menengah ke bawah.
Atas dasar itu, dirinya ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang mampu diakses semua kalangan, termasuk masyarakat tidak mampu.
“Kami ingin pastikan masyarakat Cilegon ke depan itu bisa berobat. Banyak image masyarakat Cilegon tidak boleh sakit kalau sudah sore ke malam. Bagi yang tidak mampu itu pasti ke Puskesmas,” tuturnya.
















